COVID-19

KH. Said Aqil Siroj: Kebijakan Pemerintah Kurang Tegas Bikin Masyarakat Bingung

Politik  RABU, 20 MEI 2020 , 02:14:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

KH. Said Aqil Siroj: Kebijakan Pemerintah Kurang Tegas Bikin Masyarakat Bingung

Ketua PBNU, KH. Aqil Siroj/Repro

RMOLBANTEN. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siraoj mengkritik  beragam kebijakan yang tumpang tindih dalam hal penanganan Covid-19 yang membuat masyarakat bingung.

Seperti dalam kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pemerintah melarang mudik namun di satu sisi membuka transportasi publik.

"Saya minta pemerintah konsisten. Kadang-kadang membingungkan, walaupun ada syarat-syarat tapi tetap membingungkan," ujarnya.

"Mudik dilarang, tapi transportasi dibuka walaupun dengan syarat-syarat,” ujar Said Aqil dikutip dari Kantor Berita Politik RMOLID, Selasa (19/5).

Masyarakat Indonesia diakui Kiai Said Aqil tidak dapat disiplin. Namun jika pemerintah tegas dalam membuat aturan, maka tidak akan ada kebingungan di tengah masyarakat dalam menjaga keselamatan diri.

"Sudahlah, sekarang kita ini susah untuk disiplin, gitu saja enggak bisa. Kemudian masjid dibubarkan kalau ada kerumunan, tapi pasar, mal dibuka, kurang tegas pemerintah ini,” tegasnya.

Wabah Covid-19 ini, ditegaskan Kiai Said Aqil tidak akan hilang dalam waktu yang singkat. Sehingga, pihaknya berharap agar masyarakat dan pemerintah mampu menjalankan kehidupan normal yang baru guna berdamai dengan Covid-19.

"Masyarakat kita belum sadar, kemungkinan nanti new normal ini kalau sudah selesai bisa jadi tradisi baru kepribadian kita lah. Jaga kebersihan, jaga diri kita, pakai masker sudah menjadi kebiasaan yang akan datang ini. Bagaimanapun Covid-19 tidak bisa hilang sama sekali, enggak,” demikian Kiai Said Aqil Siroj. [dzk]



Komentar Pembaca
Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

KAMIS, 09 APRIL 2020 , 00:15:00

Rush Money Bank Banten

Rush Money Bank Banten

KAMIS, 23 APRIL 2020 , 17:28:00

Sampai Liang Lahat

Sampai Liang Lahat

KAMIS, 26 MARET 2020 , 16:00:00

The ads will close in 10 Seconds