Faisal Basri: Permainan Kata-kata Jadi Jurus Canggih Pemerintah Lawan Virus Corona

Politik  KAMIS, 21 MEI 2020 , 01:28:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Faisal Basri: Permainan Kata-kata Jadi Jurus Canggih Pemerintah Lawan Virus Corona

Faisal Basri/Net

RMOLBANTEN. Kritikan ditujukan kepada pemerintah dalam mengatasi pandemik Covid-19 di Tanah Air. Masyarakat dibuat bingung dengan aturan tersebut terutama terkait tempat ibadah dan fasilitas umum seperti mall dan transportasi.

Sepak terjang para menteri dan Kepala Negara dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19  mendapat sentilan dari ekonom senior, Faisal Basri.

Faisal Basri menilai hingga kini pemerintah terkesan lebih mengutamakan narasi dalam mengatasi Covid-19.

"Coronavirus dilawan oleh jajaran pemerintah pusat dengan permainan kata-kata. Siasat dan jurus yang luar biasa canggih, sampai-sampai tak ada satu negara pun yang kuasa menirunya," ujar Faisal Basir dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (20/5).

Faisal Basir pantas menyoal carut marut kebijakan dalam penanganan Covid-19 ini.

Beberapa kebijakan sudah diterapkan, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berujung pada pembatasan aktivitas masyarakat hingga yang cukup disoroti larangan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri dan larangan beribadah di rumah ibadah bagi beberapa wilayah.

Kebijakan tersebut bukan tanpa polemik. Tak sedikit yang menilai kebijakan yang diterapkan antar kementerian tumpang tindih.

Seperti larangan mudik, pemerintah dengan tegas mengatakan mudik dilarang, namun Kementerian Perhubungan telah membuka akses transportasi yang dinilai menjadi celah bagi para pemudik untuk nekat pulang kampung.

Belum lagi soal wacana relaksasi atau pelonggaran PSBB. Menko Polhukam, Mahfud MD menyebut pihaknya kemungkinan ada opsi untuk melonggarkan PSBB demi menggenjot sektor perekonomian yang terpukul Covid-19.

Namun hal ltu lagi-lagi dibantah para pembantu presiden. Seperti yang diutarakan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto beberapa hari lalu. Ia menegaskan dalam dua pekan ke depan, tak ada relaksasi PSBB.

Belum habis soal tumpang tindih kebijakan, publik juga belum lama ini dikejutkan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menilai istilah mudik dan pulang kampung berbeda. Yang kemudian dijawab Menhub antara pulang kampung dan mudik sama saja. [dzk]

Komentar Pembaca
Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

KAMIS, 09 APRIL 2020 , 00:15:00

Rush Money Bank Banten

Rush Money Bank Banten

KAMIS, 23 APRIL 2020 , 17:28:00

Check Poin Kota Tangerang

Check Poin Kota Tangerang

SABTU, 18 APRIL 2020 , 02:03:00

The ads will close in 10 Seconds