Bamsoet Apresiasi Gerak Cepat Polisi Dan Minta M Nuh Dilepas Saja

Politik  JUM'AT, 22 MEI 2020 , 02:29:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bamsoet Apresiasi Gerak Cepat Polisi Dan Minta M Nuh Dilepas Saja

Bamsoet dan motor listrik Gesit/Net

RMOLBANTEN. Pemenang lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Joko Widodo pada konser amal untuk penanganan Covid-19, Muhammad Nuh aliaM. Nu dikabarkan ditangkap Polres Kota Jambi.

Penangkapan pun diklarifikasi Polda Jambi, yang mengatakan M. Nuh meminta perlindungan karena ditagih panitia lelang.

Kabar penangkapan M. Nuh disebut-sebut karena belum melakukan pembayaran Rp 2,5 miliar atas motor yang dimenangkan dalam lelang.

Sebagai penyelenggara acara, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, mengaku mengapresiasi kinerja Polda Jambi.

"Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Polda Jambi," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (21/5).

Namun begitu, Bamsoet berharap jika M. Nuh yang telah dibekuk oleh Polda Jambi adalah benar pria yang memenangkan motor itu, maka lebih baik dilepaskan kembali.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini, mengatakan, sekalipun tidak dibayar pun tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

"Jika benar ada yang ditangkap terkait lelang acara Berbagi Kasih Bersama Bimbo kemarin, agar dilepas. Karena tidak ada pihak yang dirugikan," katanya.

Bamsoet meyakini bahwa apa yang telah diupayakan pihaknya pada acara galang dana untuk penanganan Covid-19 adalah murni niat baik.

"Tidak ada yang ngerjain. Percayalah pada itikad dan niat baik," demikian Bamsoet.

Kapolda Jambi Irjen Firman Shantyabudi juga sudah menjelaskan dan sekaligus meluruskan polemik penangkapan M.Nuh tersebut

"Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan,” kata Firman saat dikonfirmasi, Kamis (21/5).

M.Nuh, kata Firman, tidak paham bahwa dirinya mengikuti proses lelang motor dan mengira dia mendapatkan hadiah.

Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan (ke polisi),” terang Firman.

Seperti diberitakan sebelumnya, M.Nuh diamankan oleh jajaran Polresta Jambi. Bahkan penangkapan tersebut dibernarkan sendiri oleh Kuswahyudi yang akhirnya diberitakan oleh beberapa media termasuk Kantor Berita Politik RMOL.

M.Nuh seperti yang diberitakan, terpaksa ditangkap karena diduga melakukan penipuan, dan hingga lantaran hingga kini belum melakukan pembayaran lelang motor seharga Rp 2,5 miliar.

Informasi lain menyebut, Nuh bukanlah seorang pengusaha seperti yang diakuinya saat memenangkan lelang motor pada konser amal yang digagas oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo beberapa hari yang lalu. Belakangan M.Nuh terungkap hanya seorang buruh harian. [dzk]



Komentar Pembaca
Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

KAMIS, 09 APRIL 2020 , 00:15:00

Rush Money Bank Banten

Rush Money Bank Banten

KAMIS, 23 APRIL 2020 , 17:28:00

Check Poin Kota Tangerang

Check Poin Kota Tangerang

SABTU, 18 APRIL 2020 , 02:03:00

The ads will close in 10 Seconds