Positif Corona Di Kota Serang Bertambah Dua Orang, Masih Mau New Normal?

Kesehatan  KAMIS, 28 MEI 2020 , 21:35:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Positif  Corona Di Kota Serang Bertambah Dua Orang, Masih Mau <i>New Normal</i>?

Ilustrasi swab test Covid-19/Net

RMOLBANTEN. Jelang pemberlakuan penerapan konsep tatanan kehidupan baru atau new normal di Kota Serang, kurva Covid-19 di pusat kota Banten ini masih alami peningkatan.

Terbaru dua warga Ibu Kota Provinsi Banten ini terkonfirmasi positif Covid-19.

Dalam rilis yang dikeluarkan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Serang, dua orang tersebut yakni LM (20) seorang wanita asal Kelurahan Curug, Kecamatan Curug dan WU (54) pria dari Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang.

LM yang merupakan karyawati pada perusahaan swasta di Provinsi Banten yang diduga terpapar dari lingkungan kerjanya.

Sementara itu, WU (54) seorang yang tidak bekerja diduga terpapar karena kontak langsung dengan pasien Covid-19.

Jurubicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Serang Hari W Pamungkas menuturkan, sebelumnya, kedua pasien tersebut sudah dilakukan swab test.

"Untuk LM sendiri sudah melakukan swab test mandiri ditempatnya bekerja pada 8 Mei lalu, sedangkan  WU melakukan swab pada tanggal 18 April," terang Hari, Kamis (28/5) malam.

Hari menjelaskan bahwa untuk LM sendiri masuk kedalam cluster penyebaran PT.PEMI sedangkan WU sendiri masuk kedalam cluster penyebaran Kabupaten Pandeglang.

"LM itu dari cluster PT.PEMI kemudian WU itu cluster pandeglang ( jamaah tabligh dari bangladesh)," jelasnya.

Dengan adanya penambahan dua kasus ini, maka semakin menambah panjang pasien yang terjangkit Covid-19 di Kota Serang, yakni menjadi 11 orang, dengan keterangan empat orang dirawat, enam orang sembuh, dan satu orang meninggal.

Kendati ada penambahan dua orang yang terinfeksi Covid-19, untuk pertimbangan penetapan konsep new normal sendiri akan melihat dari hasil rapat bersama tim gugus tugas lainnya.

"Kita lihat saja, amanat regulasinya yang dari pemerintah pusat ke daerah, penanganan Covid-19 itu harus memperhatikan aspek perekonomian masyarakat, tapi tidak meninggalkan aspek protokol kesehatan," tandasnya.

"Artinya kondisi yang terjadi sekarang ini merupakan upaya yang dilakukan pemerintah pusat maupun daerah untuk tetap memperhitungkan aspek perekonomian masyarakat," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds