Gadis Penjual Sembako Yang di-Bully Warganet Ingin Lanjutkan Sekolah

Kota Tangerang Selatan  MINGGU, 31 MEI 2020 , 01:39:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Gadis Penjual Sembako Yang di-<i>Bully</i> Warganet Ingin Lanjutkan Sekolah

Novi Rahmadani gadis penjual sembako/LAN

RMOLBANTEN. Nama gadis berusia 16 tahun, Novi Rahmadani, mendadak viral karena unggahannya menjual paket sembako untuk membantu orang tuanya yang sedang sakit stroke di Semarang, Jawa Tengah.

Sebelum tahu motivasinya menjual Sembalo, Novi menjadi bulan-bulanan hujatan dari warganet.

Baca: Gadis Ini di-Bully Warganet Karena Jual Sembako Di Medsos, Faktanya Bikin Sedih


Jauh dibalik itu Novi memendam kisah pilu sendiri. Saat teman-temannya mengenyam pendidikan sekolah, gadis kelahiran 2 November 2003 ini terpaksa putus sekolah saat kelas 2 di SMP Negeri 7 Tangsel karena terbentur biaya dan harus bekerja untuk membiayai kebutuhan sehari-harinya dengan bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART).

"Ya mungkin pertamanya karena memang orang tua sudah tidak bisa menafkahi. Sebenarnya gak ada paksaan kalau tentang saya harus kerja atau apa, tapi memang kondisi sudah seperti ini enggak bisa sekolah. Mungkin kalau emang orang tua masih bisa kerja saya masih bisa sekolah," tutur Novi di kontrakannya kawasan Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Sabtu (30/5).

Novi yang tak lagi mengenyam pendidikan sekolah sekitar 3 tahun, masih menyimpan hasrat untuk bisa kembali menempuh pendidikan.

"Kalau dibilang masih mau sekolah, tapi mau juga kerja. Kalau enggak kerja, ibu enggak ada yang ngirimin duit buat berobat," ujarnya.

Bahkan, saat masih bersekolah di SMPN 7 Tangsel, Novi sedang mengurus perpindahan sekolah untuk melanjutkan pendidikan di Semarang.

"Awalnya sih karena orang tua sakit jadi mau dipindahin sekolah ke Semarang karena disana tempatnya orang tua sama di kampung itu biayanya enggak seperti disini, terus karena memang jauh disana sekolahnya terus enggak dilanjutin enggak ada kendaraan saya disana," pungkas Novi.

Sebelumnya diberitakan, warganer dihebohkan dengan unggahan salah satu akun facebook bernama Novi Rahmadani yang menjual sembako dengan harga murah.

Novi membagikan unggahan menjual sembako ke grup Jual beli HP BSD Serpong Muncul beserta dengan foto dan harga paket yang berbeda. Dan, diposting melalui akun instagram @lambe_turah

"Dijual karna dapat banyak sembako... Murah meriah... Paket A: 40 ribu, Paket B: 45 ribu, Paket C: 50 ribu... Alamat Serpong-St Rawabuntu," tulis Novi di grup facebook tersebut.

Tentu hal itu mendapat cemooh dari para netizen yang membandingkan dengan masyarakat lain.

"Makanya orang2 mental kaya gini ga pantes dapet bantuan dari pemerintah," tulis akun @nicho.andre1 dikolom komentar.

Namun, dibalik unggahan Novi dan cemoohan netizen, ternyata gadis yang hidup sebatang kara ini hanya hidup sendiri dan terpaksa putus sekolah saat kelas 2 SMP.

Saat di usia 13 tahun, Novi rela bekerja demi menafkahi ibunya. Karena, ayahnya sudah pergi tanpa tanggung jawab dan sudah tidak menafkahi  Novi sejak usia 4 tahun. [ars]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds