COVID-19

Pemkot Kurang Sosialisasi, Warga Masih Banyak Kunjungi Tandon Ciater

Kota Tangerang Selatan  MINGGU, 31 MEI 2020 , 20:58:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Pemkot Kurang Sosialisasi, Warga Masih Banyak Kunjungi Tandon Ciater

Tandon Ciater/LAN

RMOLBANTEN. Rumah Lawan Covid-19 yang sebelumnya merupakan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) disulap Pemkot Tangsel dijadikan karantina bagi warga yang dinyatakan masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Rumah Lawan Covid-19 yang satu kawasan dengan tempat wisata Tandon Ciater, di Jalan Widya Kencana, Ciater, Serpong, Tangsel ini sudah berdiri sejak April lalu.

Namun, masih banyak warga yang tak mengetahui jika kawasan Tandon Ciater ditutup karena lokasinya yang berdampingan dengan Rumah Lawan Covid-19.

Pantauan Kantor Berita RMOLBanten, pada Minggu (31/5), terlihat masih banyak warga yang mengendarai sepeda motor berboncengan membawa anak dan istri untuk mendatangi kawasan wisata Tandon Ciater.

Tak hanya kendaraan roda dua saja, kendaraan roda empat pun terlihat mendatangi Tandon Ciater untuk berwisata.

Mayoritas warga yang ingin mendatangi Tandon Ciater tak mengetahui jika lokasi wisata tersebut dijadikan karantina pasien Covid-19, meski terpampang sangat jelas tulisan Rumah Lawan Covid-19 di pintu gerbang masuk.

Salah satu warga yang mengaku tinggal di Tangsel, Arbi tak mengetahui jika Tandon Ciater ditutup dan dijadikan kawasan karantina bagi pasien Covid-19.

"Iya saya mau ke Tandon, enggak tahu kalau ditutup," imbuh Arbi yang datang bersama kerabatnya.

Tak hanya warga Tangsel saja, dua pemuda yang datang dari Jakarta juga mendatangi Tandon Ciater untuk berwisata.

"Dari Jakarta, sengaja mau ke Tandon. Enggak tau kalau ditutup," ucapnya.

Seorang anggota Koramil 03 Serpong, Bambang yang berjaga di pintu gerbang masuk Rumah Lawan Covid-19, mengatakan, jika sejak pagi hari sudah banyak warga yang datang dengan tujuan ke Tandon Ciater.

"Dari pagi sudah mulai banyak, itu juga tadi ada yang dari Serang mau kesini. Padahal di atas sudah ada plang tulisan Rumah Covid," ujar Bambang.

"Kebanyakan mereka enggak paham, kalau ini penampungan Covid, pas sudah saya kasih tahu baru mereka enggak berani dan putar balik," lanjutnya.

Bahkan dari penuturanya, masih ada juga warga yang menerobos penjagaan petugas di gerbang pintu masuk Rumah Lawan Covid-19.

"Banyak yang nyelenong juga, kalau tanya dulu ke petugas kan enak, nanti dikasih tahu kalau ditutup," terang Bambang. [ars]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds