Otto Hasibuan: Polisi Harus Usut Tuntas Peneror Diskusi Mahasiswa Di UGM

Hukum  SENIN, 01 JUNI 2020 , 00:53:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Otto Hasibuan: Polisi Harus Usut Tuntas Peneror Diskusi Mahasiswa Di UGM

Ketua Kahgama Otto Hasibuan dan Rizal Ramli/Net

RMOLBANTEN. Pelaku teror ancaman pembunuhan terhadap mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dan dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dalam pelaksanaan diskusi mahasiswa Constitutional Law Society (CLS) Fakultas Hukum UGM diminta untuk diusut tuntas.

Drmikian disampaikan Ketua Alumni Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (Kahgama), Otto Hasibuan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/5).

"Teror merupakan bentuk tindakan kriminal juga dapat membungkam kebebasan berpendapat dan kebebasan mimbar yang diatur dalam undang-undang dasar,” terangnya.

Sepanjang tidak bertentangan dengan hukum, terang pengacara kondang ini, diskusi mahasiswa sah dan tidak boleh dilarang.

Otto menceritakan pengalamannya saat menjadi utusan UGM mengikuti diskusi dalam acara peringatan Konferensi Asia Afrika yang diadakan Universitas Padjajaran pada tahun 1979 di Bandung.

"Saya dibiayai oleh universitas dengan memberikan biaya tiket kereta api. Padahal rektor tahu kita, mahasiswa tetap saja kritis terhadap pemerintah pada waktu itu. Artinya, universitas sangat menghormati kebebasan berpendapat dan mendorong kreativitas mahasiswa dalam menuntut ilmu,” ujar Otto.

Otto meminta kepolisian segera mengungkap pelaku teror karena dapat merusak citra pemerintah dan dapat mencederai hukum dan keadilan.

"Ini kalau tidak diungkap cepat akan merugikan nama baik pemerintahan Presiden Jokowi dan kepolisian, terlebih lagi pola terornya juga sama dengan teror terhadap wartawan. Apakah itu dilakukan oleh pihak yang sama? Ini perlu diusut,” demikian Otto Hasibuan. [dzk]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds