Luhut: Bank Dunia Apresiasi Penanganan Covid-19, Banggalah Jadi Orang Indonesia

Nusantara  SABTU, 06 JUNI 2020 , 13:20:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Luhut: Bank Dunia Apresiasi Penanganan Covid-19, Banggalah Jadi Orang Indonesia

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan/Repro

RMOLBANTEN. Cara Indonesia mengelola anggaran penanganan Covid-9 dipuji Bank Dunia. Indonesia disebut memiliki tata kelola anggaran yang baik.

Pujian itu tentu menjadi sangat berarti dan mestinya menjadi kebanggaan bangsa Indonesia di mana selama ini selalu disorot oleh dunia.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, alam diskusi via Zoom yang diunggah ke Youtube I'M GenZ Official pada Jumat (5/6).

Luhut mengatakan apresiasi dari Bank Dunia sudah seharusnya membuat kita sebagai bangsa Indonesia bangga dan menjaganya.

"Biaya penanganan Covid-19 ditata pemerintah dengan rapi, dan diakui, diapresiasi World Bank kemarin," terang Luhut.

Bank Dunia melihat biaya penanganan Covid-19 di Indonesia terstruktur dengan rapi yakni berapa untuk kesehatan, perlindungan sosial, insentif usaha, UMKM, pembiayaan korporasi, sektoral dan Pemerintah Daerah.

"Semua ditata dengan baik dan dicek oleh Presiden. Ini harus bisa sampai dengan benar. Kita tidak mau terulang seperti BLBI," ujarnya, sekaligus menyinggung agar sebagai bangsa kita tidak seharusnya terus-terusan mendesak pemerintah dengan hujatan tetapi mestinya mendukung dengan membantu memberikan masukan yang baik.

Luhut mencontohkan salah satunya program jaring pengaman sosial yang menargetkan masyarakat dengan penghasilan di atas 40 persen terbawah.

"Jadi, 40 persen masyarakat terbawah itu disubsidi. Misal, program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, diskon listrik, bantuan sosial. Semua terstruktur. Sebelum kita memutuskan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), harus siap semua dan itu yang kita kerjakan sehingga saat PSBB dilakukan praktik sudah mulai jalan," jelas Luhut.

Data yang ditampilkan, dana kesehatan Rp 87,55 triliun. Kemudian perlindungan sosial Rp 262,77 triliun. Insentif usaha sebesar Rp 120,61 triliun. UMKM sebesar Rp 123,46 triliun. Pembiayaan korporasi Rp 44,57 triliun serta sektoral dan Pemda Rp 38,24 triliun.

"Buat anak muda mungkin ini bisa disimak. Banggalah jadi orang Indonesia, jangan menjelek-jelekan bangsamu ini. Bangsamu ini bangsa yang hebat!" demikian Luhut seperti dilansr Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk]
Simak video lengkap Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan:


Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds