Covid-19, Dapur Umum TNI/Polri Jatiuwung Telah Salurkam 58 Ribu Nasi Bungkus

Kota Tangerang  RABU, 17 JUNI 2020 , 13:04:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Covid-19,  Dapur Umum TNI/Polri Jatiuwung Telah Salurkam 58 Ribu Nasi Bungkus

Dapur umum TNI/Polri Jatiuwung/AUL

RMOLBANTEN. Sebanyak 58.000 nasi bungkus telah di distribusikan dapur umum milik Koramil 06 Jatiuwung dan kepolisian Polsek Jatiuwung selama dua bulan sejak masa pandemi Covid-19 melanda.

Makanan yang ada di dapur umum tersebut dimasak langsung oleh para prajurit Koramil 06 Jatiuwung dan anggota Polsek Jatiuwung saat masa tanggap darurat.

Sejak subuh, para prajurit TNI dari Koramil 06 Jatiuwung dan kepolisian Polsek Jatiuwung, menyiapkan bahan masakan. Seperti biasa, mulai dari bawang merah dan putih, sayuran, serta lauk pauk, mereka bersihkan dengan benar.

Hal tersebut pun membuat Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot, sempat merasakan dan makan dengan lahap hasil masakan para prajurit ini.

"Sangat enak, sangat layak dikonsumsi masyarakat kita. Prajurit ini pintar masak, sehingga memenuhi kriteria pemenuhan gizi sehari-hari masyarakat," kata Gatot.

Sementara itu, Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya S.P Sembiring mengatakan, menu sehat disiapkan untuk dibagikan saat makan siang dan makan malam untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Kalau sudah tiba jam makan, akan ada sukarelawan masyarakat yang juga dibantu TNI/Polri, yang datang untuk mengambil nasi bungkus untuk kemudian dibagikan.

"Setiap hari, sekitar 800 nasi bungkus kami siapkan, untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kecamatan Cibodas, Jatiuwung dan Periuk," ungkap Aditya, Rabu (17/6).

Dan hal tersebut, sudah dilakukan para prajurit ini dari awal atau pertama kali pemerintah memastikan pandemi ini berdampak bagi masyarakat. Terlebih, pelaksanaan PSBB di Tangerang sendiri, sudah diterapkan lebih dari 2 bulan.

"Jadi, kalau dikumulatifkan dari awal berdiri sejak dua bulan lebih, sudah hampir 58 ribu paket nasi bungkus kami distribusikan ke masyarakat," kata Aditya.

Ia pun memastikan saat masak, para prajurit menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker agar tetap baik saat dibagikan ke masyarakat.

"Saat masak para prajurit dan kepolisian mengenakan masker, ada spot cuci tangan dan bersih-bersih alat masak. Kami jaga kebersihannya," kata Aditya.

Pelaksanaan dapur umum ini pun akan tetap selalu beroperasi hingga pemerintah sudah menetapkan covid-19 sudah benar-benar pergi dari wilayah Tangerang, terutama di tiga kecamatan tersebut. Sehingga, masyarakat yang terdampak, bisa seperti semula mandiri, mencari nafkah untuk keluarganya.

"Kita akan lakukan kegiatan ini terus hingga Pandemi berakhir," pungkasnya. [dzk] 

Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds