7 Tersangka Pemerkosa Gadis ABG Di Tangsel Jalani 40 Adegan Rekonstruksi

Hukum  RABU, 24 JUNI 2020 , 00:10:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

7 Tersangka Pemerkosa Gadis ABG Di Tangsel Jalani 40 Adegan Rekonstruksi

Kapolsek Pagedangan, AKP Efri/LAN

RMOLBANTEN. Kepolisian sektor (Polsek) Pagedangan telah menangkap satu tersangka tambahan tersangka pemerkosaan terhadap OR (16), yakni D di Sumedang, Jawa Barat.

Ditangkapnya D, dari delapan tersangka yang sudah diamankan, tinggal tersisa satu tersangka yang masih dalam pengejaran yakni tersangka R.

Guna mendalami penyelidikan, Polsek Pagedangan menjalani adegan rekontruksi yang dilakukan tujuh tersangka. Sementara R yang masih buron di, diperagakan oleh peran pengganti.

Sedangkan, OR korban pemerkosaan yang meninggal pada Kamis (11/6) lalu, diperagakan dengan maneken atau boneka tubuh.

Dikatakan Kapolsek Pagedangan, AKP Efri ada 40 adegan rekontruksi yang dijalankan para tersangka.

"Kemarin sudah dilakukan, tapi malam tadi berhasil menangkap D, kita ganti terbaru dan lebih sempurna karena kita sudah memiliki 7 dari 8 tersangka. Dan, hari ini hampir final rekonstruksi tersebut, kita bisa menampilkan 40 adegan, tidak berubah lagi," tutur Efri di Polsek Pagedangan, Selasa (23/6).

Jika tersangka R yang saat ini masih buron tertangkap, pihaknya tidak akan melakukan rekonstruksi kembali. Dikarenakan, R sudah diganti oleh peran pengganti.

Lanjut Efri, dari 40 adegan rekonstruksi yang diperagakan oleh tersangka, tidak ada fakta terbaru ditemukan.

"Tidak ada (fakta baru), intinya hanya tinggal menyesuaikan berita acara, baik berita acara dari beberapa tersangka antara satu dan yg lain. Karena tersangka ini awalnya kita tangkap itu 4 memberikan keterangan, nah tersangka ke 5 kemudian kita padukan dengan BAP yang sebelumnya," ujarnya.

Dari tersangka kelima, kemudian berkembang menambah satu tersangka dan menemukan titik terang jika korban tidak meminta bayaran sebesar Rp 100 ribu kepada para tersangka.

"Kemudian ada beberapa hal yang diakui awalnya memberikan uang dan sebagainya, itu ternyata setelah tersangka yang ke 5 tidak ada pembuktian. Tadi malam juga sudah melakukan pendalaman terhadap tersangka yang kita tangkap ke 7, juga sama tidak ada pemberian uang yang sebelumnya diakui 4 tersangka sebelumnya. Jadi kesimpulan akhir dari para tersangka tidak ada pemberian uang yang sebelumnya disampaikan per orang Rp 100 ribu," jelas Efri.

Ketika ditanya mengapa para tersangka memberikan keterangan yang berbeda, Efri mengungkapkan, jika para tersangka bersekongkol untuk menjawab pertanyaan yang ditanyakan pihak polisi.

"Ya mungkin mereka kompilasi, kalau ditanya polisi jawabnya kira-kira bersamaan. Tapi itu kemarin sudah kuta berikan BAP yang berikutnya saat pemeriksaan tersangka lain, dikonfirmasi hasil itu kita konfirmasi ke 4 pelaku yang kita amankan ternyata benar tidak ada indikasi penyerahan uang itu," tutupnya. [ars]



Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds