Tertular Covid-19, Petugas Puskesmas di Tangsel Ini Berharap Kejujuran Pasien Saat Berobat

Kesehatan  KAMIS, 25 JUNI 2020 , 07:11:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Tertular Covid-19, Petugas Puskesmas di Tangsel Ini Berharap Kejujuran Pasien Saat Berobat

Tiga petugas Puskesmas sembuh dari corona/LAN

RMOLBANTEN. Di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, tentunya harus mawas diri agar tidak tertular dan selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Jika memang ada gejala-gejala yang dirasa membuat badan tidak fit untuk beraktivitas, sebaiknya segera memeriksakan ke Rumah Sakit (RS) atau Puskesmas.

Namun, masih banyak pasien yang tidak jujur kepada pihak RS atau Puskesmas. Dan, itu justru membahayakan petugas medis yang memeriksanya.

Hal itu terjadi pada tiga petugas Puskesmas di wilayah Kecamatan Pondok Aren yang dinyatakan positif Covid-19 dan diduga tertular dari pasien yang enggan jujur keluhannya.

Beruntung, ketiga petugas Puskesmas yakni TG bagian Laboratorium, NU bagian office boy dan EL sebagai juru masak dinyatakan negatif dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang, setelah dikarantina selama kurang lebih dua pekan di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel.

Kepada awak media, T mengaku tak menyangka hasil swab yang dilakukannya positif Covid-19. Namun, karena resiko pekerjaan, ia hanya ikhlas dan sabar menerima hasil swab.

"Awalnya sehat, namun saat mengikuti test swab pada tanggal 17 kemarin, hasilnya positif. Saya kaget, tapi resiko pekerjaan jadi mau gimana lagi. Kebetulan saya bertugas melayani pasien umum yang memeriksakan kesehatan di Puskesmas," terang T di Rumah Lawan Covid-19, Rabu (24/6).

Bertugas memeriksakan pasien umum, T menduga ada pasien yang tidak jujur saat diperiksa, meski gejala yang dialaminya merupakan gejala Covid-19.

"Rata-rata pasien datang berobat dan tidak jujur saat mengeluhkan kondisinya, karena takut ditolak. Padahal, jika jujur penanganannya kemungkinan bisa berbeda," jelasnya.

Ia mengimbau, kepada para pasien agar jujur jika berobat di RS atau Puskemas. Karena kondisi pandemi Covid-19 tentunya sangat penting bagi kesehatan diri dan orang disekitarnya.

"Para pasien yang berobat ke sarana kesehatan agar selalu terbuka dengan keluhannya. Sehingga OTG pun bisa diketahui darimana tertular," ungkap T.

Sementara itu, Koordinator Rumah Lawan Covid-19, Suhara Manullang mengatakan, selain tiga petugas puskesmas ada juga Asisten Rumah Tangga dan seorang pelajar.

"Hari ini Rumah Lawan Covid memulangkan lagi pasien yang sembuh, ada lima orang, tiga orang petugas puskesmas, satu orang asisten rumah tangga dan satu orang pelajar. Setelah di swab dua hari berturut-turut dengan hasil negatif, pasien dengan kategori PDP dengan gejala ringan ini diperbolehkan pulang untuk mengikuti karantina di rumah," tandas Suhara.

Hingga saat ini, Rumah Lawan Covid-19 sudah memulangkan 92 pasien dari total 128 pasien sejak di buka mulai 16 April lalu. [ars]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds