Pilkada 2024, Pemkot Serang Sudah Siapkan Anggaran

Kota Serang  SENIN, 29 JUNI 2020 , 22:35:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Pilkada 2024, Pemkot Serang Sudah Siapkan Anggaran

Wachyu B. Kristiawan/RAG

RMOLBANTEN. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang memastikan dana cadangan untuk pemilu 2024 tidak mengganggu rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Demikian disampaikan Kepala BPKAD Kota Serang Wachyu B Kristiawan kepada awak media di Kota Serang, Senin (29/6).

Dikatakan Wachyu, anggaran dana cadangan pemilu 2024 ini tidak akan mengganggu RPJMD, karena di RPJMD juga memunculkan anggaran Pilkada.

Justru, ketika nanti anggaran semuanya untuk Pilkada, maka dikatakan Wachyu mungkin untuk pencapaian RPJMD dan yang lainnya akan terganggu.

"Dengan dibagi ketiga tahun ini, kita membagi bebannya itu lebih luas di RPJMD. Rencananya yang diajukan itu Rp 43 miliar. Ajuan itu juga sudah koordinasi dengan KPU dan lainnya," katanya.

Dana cadangan itu, lanjut wachyu, konsepnya itu nabung. Kalau nabung dalam waktu dua tahun anggaran itu tentunya akan lebih besar berbeda kalau nabungnya selama tiga tahun.

"Kalau misalkan tadi Rp 43 miliar, kalau tiga tahun anggaran kan bisa Rp 14 miliar pertahun. Tapi kalau dua tahun Rp 20 miliar lebih. Justru lebih berat," tambahnya.

Terkait pembentukan dana cadangan pemilihan umum walikota dan wakil walikota Serang tahun 2024 itu, dikatakan Wachyu  dibahas di Pansus dan tentunya ada beberapa pertimbangan, baik dari legislatif maupun eksekutif.

"Yang jelas sekarang sudah digulirkan semua fraksi DPRD Kota Serang sudah mendukung untuk Perda pengelolaan daerah dan dana cadangan," kata Wachyu.

Walikota Serang Syafrudin menjelaskan, pihaknya akan melakukan sinkronisasi terlebih dahulu antara keinginan DPRD Kota Serang dengan Pemkot Serang agar selaras.

"Nanti ada Pansus yang akan membahas bersama. Kalau menurut saya baiknya selama tiga tahun persiapan anggaran pemilihan itu, sehingga tidak terlalu berat," ujarnya.

"Kalau dua tahun agak berat, apalagi sekarang dari sisi pemasukan berkurang. Kalau tiga tahun tidak mengganggu RPJMD, tapi kalau dua tahun akan mengganggu RPJMD," jelasnya. [ars]





Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds