Pimpin Ratas Covid-19, Presiden Jokowi Terlihat Lemas Dengan Suara Pelan

Politik  SELASA, 30 JUNI 2020 , 01:25:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Pimpin Ratas Covid-19, Presiden Jokowi Terlihat Lemas Dengan Suara Pelan

Presiden Joko Widodo/Repro

RMOLBANTEN. Presiden Joko Widodo melakukan rapat terbatas (Ratas), Senin (29/6) pagi kemarin. Ratas sendiri untuk mengevaluasi dalam rangka percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19.

Ratas tersebut juga diupload di laman Youtube Sekretariat Presiden.

Ada yang beda dalam Pada ratas kali ini, Jokowi nampak lemas, suaranya pelan tidak menggebu-gebu seperti ratas pada 18 Juni lalu. Bahkan suara orang satu di Indonesia itu sempat terdengar serak ketika membahas PCR.

Kendati demikian, Kepala Negara sekali lagi meminta agar seluruh menteri bekerja tidak linier.

"Saya minta ada sebuah terobosan yang bisa dilihat oleh masyarakat dan itu terobosan itu kita harapkan betul-betul berdampak pada percepat penanganan ini. Jadi tidak datar-datar saja,” katanya mengawali ratas.

Mantan Gubernur Jakarta itu mengingatkan, hal itu bisa saja dilakukan dengan menambah personil dari pusat atau tenaga medis dari pusat untuk provinsi-provinsi di luar DKI yang menunjukkan tren penyebaran yang masih tinggi.

Kedua, Jokowi juga mengatakan, untuk meningkatkan kinerja penanganan Covid-19 ini bisa dibantu lebih banyak peralatan dan betul-betul manajemennya.

"Dua hal tadi kita kontrol di provinsi. Karena kalau tidak kita lakukan sesuatu dan kita masih datar seperti ini, ya ini enggak akan ada pergerakan yang signifikan,” jelasnya.

Jokowi juga meminta dilihat betul daerah-daerah yang mulai masuk ke new normal, tahapannya betul-betul dilalui.

Baik itu prakondisi, timing-nya kapan, diberikan panduan, ada guidance dari pusat sehingga mereka tidak salah. Ada prakondisi, ada ketepatan timing-nya, kemudian yang ketiga prioritas sektor mana yang dibuka itu betul-betul diberikan panduan.

"Kemudian, pelibatan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, sosiolog, antropolog dalam komunikasi publik harus secara besar-besaran kita libatkan. Sehingga jangan sampai terjadi lagi merebut jenazah yang jelas-jelas Covid-19 oleh keluarga," katanya.

"Itu saya kira sebuah hal yang harus kita jaga tidak terjadi lagi setelah ini,” demikian Jokowi.[dzk] Berikut video Presiden Jokowi pada Ratas Senin (29/6):

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds