Cemburu, Remaja Di Kota Tangerang Cekik Pacarnya Hingga Tewas

Hukum  SELASA, 30 JUNI 2020 , 19:26:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Cemburu, Remaja Di Kota Tangerang Cekik Pacarnya Hingga Tewas

Gelar perkara pembunuhan/AUL

RMOLBANTEN. Lantaran trauma gagal nikah bersama wanita idamannya, MI alias Idik (20) tega membunuh pacarnya yang baru dikenalnya sejak dua bulan lalu S (19) melalui sosial media Facebook.

"Tersangka mengenal korban melalui Facebook 2 bulan lalu, kemudian semasa perjalanan perkenalan yang bersangkutan sudah melakukan pertemuan sebanyak tiga kali dan pada pertemuan ketiga kali terjadi percecokan antara korban dengan tersangka," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto, Selasa (30/6).

Saat bertemu yang ketiga kalinya, Idik menemukan pesan sayang di telepon genggam milik S. Idik pun menuduh S berselingkuh meskipun korban telah menjelaskan bahwa pesan tersebut merupakan pesan lama.

"Pada saat terjadi percekcokan, menurut tersangka, ada beberapa komunikasi yang menurut tersangka adalah pacar korban, tapi diberi penjelasan oleh korban bahwa itu cerita lama," ujar Sugeng.

Sayangnya, Idik tak menghiraukan penjelasan korban hingga membuat Idik gelap mata. Meski begitu, Idik tidak langsung menghabisi korban, Idik terlebih dahulu mengajak S berjalan-jalan hingga tiba di sebuah penampungan air (empang) di kawasan Grendeng, Kota Tangerang.

"Modus yang dilakukan adalah ketika tersangka ini duduk di tepi empang bersama korban, dilakukan pencekikan dan membekap mulut korban, setelah dipastikan tidak sadar korban dibopong oleh tersangka kemudian diceburkan di empang," jelas Sugeng.

Setelah ditemukan warga, pihaknya lantas melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan identitas korban. Ditemukanlah petunjuk mengarah kepada tersangka Idik.

"tersangka kita tangkap di rumahnya di wilayah Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang bersama barang bukti berupa sepeda motor dan handphone milik korban," tuturnya.

Idik pun kini telah mendekam dibalik jeruji besi Mapolrestro Tangerang Kota. Idik diancam dengan pasal 340 juncto Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati, pidana penjara seumur hidup atau maksimal 15 tahun penjara. [ars]





Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds