Warga Tuntut Hukum Mati Bagi Predator Anak

Hukum  SABTU, 04 JULI 2020 , 22:38:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Warga Tuntut Hukum Mati Bagi Predator Anak

Ilustrasi/NET

RMOLBANTEN. Warga Pagerhaur, Pagedangan, Kabupaten Tangerang geram dengan aksi Sarifudin alias Udin (40) yang mencabuli sekitar 22 bocah laki-laki.

Udin yang juga berprofesi sebagai sekuriti ini melancarkan aksi bejatnya dengan modus diiming-imingi bermain game, dipinjamkan handphone, hingga diajak jalan-jalan.

Kegeraman warga pecah saat aksinya diketahui oleh salah seorang orang tua korban pada Kamis (2/7) lalu. Hingga akhirnya pelaku kini sudah mendekam di balik jeruji besi Polres Tangsel.

Ketua RW setempat Ajat Sudrajat, menyesalkan kejadian anak dibawah umur menjadi korban kekerasan seksual oleh pelaku Udin.

Bahkan, ia meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk memberikan perhatian khusus terhadap predator anak dan menuntut pelaku dihukum mati.

"Saya meminta kepada Presiden mendengarkan suara kami agar ini segera dibuat kebiajakan atau yang baik kalau bisa dihukum mati. Ini merupakan generasi bangsa," tegas Ajat, Sabtu (4/7).

Lanjutnya, ada kejadian seperti ini merupakan tamparan bagi bangsa Indonesia untuk segera mengubah hukuman bagi predator anak.

"Ini tamparan bagi bangsa Indonesia, ini semua tugas bersama, khususnya Pak Jokowi, kami meminta kasus ini diperhatikan dan pelaku dihukum mati. Serta tidak boleh ada yang menginterpensi kasus ini," jelasnya.

Masih kata Ajat, anak diusia seperti mereka selayaknya mendapat kebahagiaan untuk menghabiskan waktu bermainnya dan menimba ilmu di sekolah.

Maka dari itu, ia meminta kepada pemerintah untuk memberikan wadah yang tepat bagi anak-anak agar bisa menikmati masa-masa bahagia di usianya.

"Disiapkan wadah yang tepat, untuk anak dan orang tua. Anak-anak kami ingin bahagia tetapi orang tua juga berhak mendapat keadilan. Kami ingin hukum jangan tajam ke bawah tumpul ke atas. Sekali lagi, hukum mati pelaku," ungkap Ajat.

Sebelumnya diberitakan, fakta terbaru yang didapat Kantor Berita RMOL Banten, rupanya ada sekitar 22 anak yang telah menjadi korban Udin si predator anak dalam kurun waktu satu tahun lamanya. [ars]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds