Masinton Pasaribu: Semua Gagap Hadapi Corona, Wajar Presiden Jokowi Marah

Politik  MINGGU, 05 JULI 2020 , 01:40:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masinton Pasaribu: Semua Gagap Hadapi Corona, Wajar Presiden Jokowi Marah

Masinton Pasaribu/Net

RMOLBANTEN. Dalam menghadapi pandemik virus corona baru atau Covid-19, seluruh jajaran pemerintah dinilai gagap. Pasalnya, pandemik corona merupakan hal baru dialami oleh pemerintah maupun masyarakat sendiri.

Hal itu disampaikan anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu saat mengisi diskusi daring bertajuk "Menanti Perombakan Kabinet", Sabtu (4/7).

"Saya melihat bahwa pandemik ini membuka kotak pandora semua. Nah, ternyata dalam kita mengatasi dan menangani satu situasi yang semua di luar perkiraan kita, seperti pandemik Covid-19 yang jadi persoalan internasional, kita gagap ternyata," terang Masinton Pasaribu.

Politisi muda PDIP ini menyebut, hal mendasar kegagapan pemerintah dalam menghadapi corona ini lantaran belum disiapkannya penanganan atau menejemen resiko situasi darurat.
Pemerintah, belum mampu menghadapi situasi darurat.

"Saya lihat bahwa persoalan pokoknya kenapa kita gagap adalah karena kita memang belum memiliki formula yang disebut dengan disaster managemen itu. Kita hanya mengenal kata disaster managemen, penanganan dalam situasi darurat, tapi implementasinya gagal kita dalam menerapkan itu," tuturnya.

Masinton Pasaribu mencontohkan, misal ketika terjadi bencana di satu daerah, ada ketidaksiapan pemerintah pusat dan daerah. Hal ini pada akhirnya rakyat menjadi korbannya.
Salah satu kegagalann tersebut antara lain tentang akurasi data saat bencana, termasuk pandemik saat ini.

"Karena persoalan ini, kita memang tidak siap. Tata kelola pemerintahan kita, bukan hanya saat ini. Ini puncak dari seluruh persoalan yang memang kita gagap dalam menangani itu," ujarnya.

Masinton Pasaribu menilai wajar apabila Presiden Joko Widodo marah ketika para pembantunya tidak bekerja dengan baik. Padahal, situasi ini tengah berjalan tidak dalam keadaan biasa-biasa saja.

"Kemarahan itu bagi saya wajar, wajar itu karena semua pemimpin, presiden, sebagai kepala pemerintahan melakukan hal yang sama yaitu mengingatkan para anggota kabinetnya bukan hanya di Indonesia saya rasa, tapi di berbagai negara melakukan hal yang sama," ucapnya.

"(Kepala negara) mengingatkan bagaimana respons pemerintah dalam memangangani pandemi Covid-19," pungkas Masinton Pasaribu dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID.[dzk]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds