Rizal Ramli: Gayanya Doang Merakyat, Tapi Kebijakan Tidak Pro-Rakyat

Politik  SENIN, 06 JULI 2020 , 02:23:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Rizal Ramli: Gayanya Doang Merakyat, Tapi Kebijakan Tidak Pro-Rakyat

DR. Rizal Ramli/Net

RMOLBANTEN. Ekonom senior, Rizal Ramli menyebut ada dua karakter utama yang paling diminati dalam sosok pemimpin. Yakni, gagah dan merakyat.

Masyarakat Indonesia dalam perjalanannya sudah mengalami beberapa kali perubahan karakter kepemimpinan.

"Ada masa, suka yang gagah dan berwibawa. Kemudian ada masa, suka yang merakyat, masuk gorong-gorong, cium kaki," terang Rizal Ramli dalam aku Twitter pribadinya, Minggu (5/7).

Sayang kata, Menteri Ekuin era Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini,  karakter kepemimpinan merakyat yang diharapkan mayarakat nampaknya tidak sesuai harapan.

Pemimpin yang hadir, jelas Rizal Ramli seperti hanya berpura-pura.

"Gayanya doang merakyat. Tapi kebijakan tidak pro-rakyat. Masalah bukan selesai, malah dibikin ribet dan KKN semakin subur," tegasnya.

Lanjut Rizal Ramli, kondisi masyarakat yang kian susah akan segera mengakhiri karakter pura-pura merakyat pada pemimpin.

"Era pura-pura merakyat” sudah berakhir. Era baru akan datang," pungkas Rizal Ramli. [dzk]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds