Megawati Disebut Pelaku Makar, PDI-P Tangsel Laporkan Dua Akun Facebook

Politik  SENIN, 06 JULI 2020 , 21:59:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Megawati Disebut Pelaku Makar, PDI-P Tangsel Laporkan Dua Akun Facebook

Pelaporan akun facebook yang menghina Megawati/LAN

RMOLBANTEN. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Tangsel telah melaporkan dua pemilik akun facebook ke Mapolres Tangsel yang mengatakan jika Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarno Putri pelaku makar, pada Senin (6/7).

Adapun kedua akun yang dilaporkan terkait dugaan melanggar Undang-undang ITE yakni akun Aria Wiraraja dan Suheri Wiguna.

Aria Wiraraja diketahui sempat memposting di akun facebooknya dengan kalimat 'Megawati pelaku makar'. Sedangkan, akun Suheri Wiguna menyebut 'PDIP ternyata Komunis dan telah menciderai partai berlambang moncong putih tersebut'.

Atas tindakan tersebut, DPC PDI-Perjuangan menindaklanjuti ujaran tersebut dan melaporkannya ke Polres Tangsel.

Wakil Ketua DPC PDI-Perjuangan Tangsel, Suhari Wicaksono mengatakan, menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian terkait adanya ujaran kebencian yang ditujukan ke Ketua Umum PDI-Perjuangan.

"Ada akun yang mengumpat dengan kata makar, artinya ini perbuatan yang tidak menyenangkan, Ketum kita yang kami hormatin tiba-tiba ada kata seperti itu. Kita percayakan semuanya kepada hukum untuk efek jera," terang Suhari di Kantor DPC PDI-Perjuangan, Serpong, Tangsel, Senin (6/7).

Bahkan, ia menyayangkan adanya ujaran kebencian di media sosial yang seharusnya tidak perlu lagi dilakukan.

"Artinya seperti itu enggak penting lagi sebenernya," ungkapnya.

Sementara itu, Wakabid Komunikasi Politik DPC PDI-Perjuangan Tangsel, Rohidi Darmadi menjelaskan, jika kader PDI-Perjuangan bergerak kembali adanya ujaran kebencian di media sosial.

"Belum seminggu melaporkan pembakaran bendera partai dan diiringi long march yang diikuti ribuan kader PDI-Perjuangan, dan kami bergerak kembali untuk melaporkan ujaran kebencian. Inilah tindakan yang kita lakukan proses jalur hukum," jelas Rohidi.

Sedangkan, Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi DPC PDI-Perjuangan Tangsel, Rocky yang mendampingi para kader banteng PDI-Perjuangan Tangsel, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Hari ini kami mendampingi para kader banteng PDIP Kota Tangerang Selatan yaitu terkait dugaan pelanggaran UU ITE oleh sebuah akun yang yang menghina PDI Perjuangan. Ini pembelajaran juga bagi kita semua, di satu sisi kami merasa dirugikan dan di satu sisi juga masyarakat umum harus lebih hati-hati jangan mudah terprovokasi pihak-pihak yang menginginkan pecah bela bangsa ini," tutup Rocky. [ars]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds