BUMD PITS Siapkan Kontribusi Maksimal Untuk PAD Tangsel

Ekbis  RABU, 08 JULI 2020 , 20:31:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

BUMD PITS Siapkan Kontribusi Maksimal Untuk PAD Tangsel

Dudung E. Diredja/LAN

RMOLBANTEN. Di tahun 2020, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tangsel yakni PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) terus bergerak dalam dunia bisnis demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

PT PITS yang berorientasi mengandalkan kekuatan kerjasama investasi (B to B) dalam mengembangkan strategi usahanya, telah merintis proyek kersama yang sudah dituangkan dalam RJPP (Rencana Jangka Panjang Perusahaan) 2016-2021 mendasarkan pada empat pilar yaitu penguatan kelembagaan dan budaya organisasi, membentuk divisi dan anak perusahaan sebagai ujung tombak bisnis, menarik investor dari luar dan memperbaiki struktur keuangan menjadi lebih efisien dan profitable.

"Dengan strategi usaha tersebut diharapkan dapat menjamin kesinambungan usaha dan membangun kepercayaan dari para investor untuk berinvestasi di Tangsel. Pada akhirnya dapat mewujudkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Tangsel tanpa harus membebani Anggaran Pemerintah Daerah," tutur Direktur Utama PT PITS, Dudung E Diredja, Rabu (8/7).

Adapun, proyek kerjasama yang telah, sedang dan akan dirintis yaitu pengelolaan air minum, BPRS Tangsel Mandiri, Divisi Pengelolaan Sampah dan Transportasi, anak perusahaan bidang IT serta Divisi Pengelolaan Pasar.

Masih kata Dudung, pada periode tahun buku 2019 PT PITS telah mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 10.032.686.012,- naik 300 % dari realisasi pendapatan tahun sebelumnya dengan laba bersih dengan nilai Rp 2.441.012.871,- atau lebih besar 3% dari target RJPP yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp. 2.380.558.258,-.

"Dengan demikian PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan mulai 'Take Off' dan siap memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Tangerang Selatan," tegasnya.

Lanjutnya, untuk laporan keuangan PT.PITS tahun buku 2019 telah dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terdaftar di Badan Pemeriksa Keuangan.

"Dari hasil pemeriksaan audit eksternal atas laporan keuangan tahun buku 2019 tersebut mendapatkan opini menyajikan secara WTP dalam semua hal yang material, neraca PT. Pembangunan Investasi Tangerang Selatan tahun buku 2019 serta kinerja keuangan dan arus kas sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP)," tutup Dudung. [ars]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds