Keberadaan Kampung Jawara Di Tangsel Berkat Dana CSR Pemberdayaan Masyarakat

Pariwisata & Budaya  KAMIS, 09 JULI 2020 , 19:47:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Keberadaan Kampung Jawara Di Tangsel Berkat Dana CSR Pemberdayaan Masyarakat

Panen lele di Kampung Jawara Tangsel/LAN

RMOLBANTEN. Kampung Jawara Marga Jaya di Pakulonan, Serpong Utara, Tangsel baru saja diresmikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono dan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany pada Kamis (9/7).

Kampung Jawara tersebut diperuntukan bagi masyarakat sekitar untuk bisa menjaga ketahanan pangan selama pandemi Covid-19, dengan cara budidaya ikan lele dan tanaman hidpronik.

Namun, dibalik budidaya ikan lele dan tanaman hidroponik yang sudah dijalankan oleh masyarakat Marga Jaya ada peran penting dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Tangerang Mill Tbk.

Ya, dari program CSR tersebutlah Marga Jaya bisa dipilih menjadi Kampung Jawara karena masyarakatnya mampu menjaga ketahanan pangan dari pelatihan-pelatihan yang diberikan PT. IKPP Tangerang.

"Hari ini kami cukup berbahagia karena program CSR empat tahun lalu pada 2016, kali ini bisa mensupport program pemerintah untuk menjadi Kampung Jawara. Kami turut bangga dan ikut senang karena masyarakat masih bisa pertahankan pelatihan yang sudah kita lakukan dari budidaya lele dan hidroponik," tutur Head of Sustainability PT IKPP Tangerang Mill, Kholisul Fatikhin dilokasi, Kamis (9/7).

Untuk budidaya ikan lele sendiri, masih kata Kholisul, masyarakat Marga Jaya membuatnya kagum. Karena, dalam jangka waktu dua tahun dari dimulaimya CSR pada 2016, masyarakat Marga Jaya sudah bisa mandiri mulai dari pembesaran hingga pembibitan ikan lele.

"Kita support dari 2016 tiap tahun kurang lebih 20 ribuan ikan lele, tapi setelah dua tahun kita lepas mereka dan sekarang sudah mandiri dan sampai sekarang bisa mandiri dari mulai pembesaran hingga pembibitan. Jadi saya merasa bangga karena peran kami pada awalnya kali ini bisa membuahkan hasil masyarakat bisa lebih menjaga ketahanan pangan, cukup senang rasanya," paparnya.

Terlebih, pembinaan tanaman hidroponik yang baru dilakukan satu tahun lalu sudah mulai membuahkan hasil seperti tanaman bayam, kangkung dan lainnya. Hasilnya pun, bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Kholisul juga berharap, dengan ditunjuknya Marga Jaya sebagai Kampung Jawara bisa menambah kesadaran masyarakatnya untuk menjaga pola hidup sehat dan juga tetap menjaga ketahanan pangan selama Covid-19.

"Ya kami berharap masyarakat semakin aware (sadar) dengan kehidupan yang baru, jadi ketahanan pangan terus ditingkatkan. Terus kesehatan masyarakat menghadapi kehidupan baru seperti sering cuci tangan, pakai masker. Sehingga Kampung Jawara bisa tangguh danbtahan terhadap Covid-19," ungkap Kholisul.

Sementara itu, Ketua RW 04 Marga Jaya, Haidir mengaku akan terus melakukan edukasi terkait pelatihan tanaman hidpronik yang sudah diberikan oleh PT IKPP Tangerang.

"Terobosan yang kami jalankan bukan hanya di Kampung Jawara saja, tapi akan kita lanjutkan secara berkepanjangan salah satunya mengedukasi sistem hidroponik yang diberikan pelatihan oleh Indah Kiat dan kita akan kembangkan. Dan memang kami akan terus kembangkan ilmu yang disalurkan selama ini untuk kesejahteraan masyarakat," kata Haidir. [ars]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds