Pengamat: Tingginya Kasus Indikasikan Pemerintah Gagal Cegah Penyebaran Covid-19

Corona Tembus 2.657 Kasus Per Hari

Kesehatan  JUM'AT, 10 JULI 2020 , 09:11:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Pengamat: Tingginya Kasus Indikasikan Pemerintah Gagal Cegah Penyebaran Covid-19

Presiden Joko Widodo/Net

RMOLBANTEN. Setelah penambahan kasus positif Covid-19 harian menembus angka 2.657 kasus baru per 9 Juli 2020, pandemik Covid-19 di Indonesia ini semakin nyata dan mengerikan.

Ini merupakan rekor baru penambahan kasus positif Covid-19 setelah sebelumnya hanya kisaran di bawah 2 ribu kasus.

Pengamat politik Universitas Islam Indonesia (UII), Geradi Yudhistira mengatakan bahwa penambahan kasus positif Covid-19 yang drastis tersebut mengindikasikan kegagalan Presiden Joko Widodo dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

"Iya ini indikasi sebuah kegagalan ya, meskipun kita berharap masih bisa diperbaiki karena mudah-mudahan tidak dalam jangka panjang kita mengalami hal seperti ini," ucap Geradi Yudhistira dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID, Jumat (10/7).

Kata Geradi penambahan tersebut diharapkan menjadi cambuk buat pemerintahan Jokowi untuk segera memperbaiki kebijakan publik yang selama ini dianggap tidak jelas.

"2.657 orang ini mudah-mudahan sih jadi cambuk buat pemerintah supaya membetulkan kebijakan-kebijakan publiknya yang selama ini nggak jelas," tegas Geradi.

Selama ini kata Geradi, masyarakat yang selalu disalahkan karena tidak menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Padahal, masyarakat sendiri merupakan cerminan dari pemerintah yang tidak jelas.

"Tidak jelas tujuan, tidak jelas visinya, tahu-tahu new normal, tahu-tahu membuka (fasilitas publik), padahal kurva sama sekali tidak pernah turun gitu," pungkas Geradi. [dzk]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds