Gagal Melayat Orang Tua Karena Positif Corona, Aris Dikarantina 25 Hari Di Tangsel

Kesehatan  JUM'AT, 10 JULI 2020 , 18:48:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Gagal Melayat Orang Tua Karena Positif Corona, Aris Dikarantina 25 Hari Di Tangsel

Rumah Lawan Covid-19/LAN

RMOLBANTEN. Empat penghuni Rumah Lawan Covid-19 Tangsel kembali diperbolehkan pulang setelah dikarantina dan dinyatakan negatif dari Covid-19 pada Jumat, (10/7).

Dari keempat penghuni Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, ada salah satu penghuni bernama Aris Wiratno yang menceritakan kisah harunya. Ya, Aris seharusnya sudah berada di Ngawi, Jawa Timur untuk mengantarkan orangtuanya ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Namun, semua itu berubah saat Aris melaksanakan tes kesehatan untuk bisa mendapatkan surat jalan menuju kampung halamannya. Dari tes tersebut, Aris dinyatakan positif Covid-19 oleh Puskesmas Pondok Jagung, Serpong Utara. Hasil itu, membuat Aris harus mengurungkan niatnya untuk bisa mengantarkan orangtuanya ke tempat peristirahatan terakhir.

"Saya itu denger kabar orangtua di kampung meninggal sekira pukul 19.00. Terus pukul 21.00 saya mau pulang kampung cari surat sehat. Ternyata surat sehat itu harus pakai rapid tes juga. Disitu saya dirapid hasilnya positif terus langsung ke Puskesmas Pondok Jagung diswab dan hasilnya positif terus disuruh karantina di Rumah Lawan Covid," terang Aris di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Jumat (10/7).

Beruntung, seluruh keluarganya ketika menjalani tes rapid dan swab hasilnya negatif. Aris sendiri, mengaku tidak merasakan gejala-gejala Covid-19 pada umumnya seperti sesak nafas, demam dan lainnya.

"Enggak ada (gejala) sampai sekarang, makanya saya dari pertama kesini sampe sekarang pulang enggak ada gejala pusing panas enggak ada," tuturnya.

Setelah menjalani masa karantina selama 25 hari lamanya, Aris dinyatakan negatif Covid-19 dan diberikan surat sehat atau surat bebas dari Covid-19.

Meski sudah mendapatkan surat sehat atau surat bebas Covid-19, Aris tak buru-buru ingin pulang kampung untuk mengunjungi orangtuanya. Ia mengaku masih takut untuk pergi ke luar kota.

"Sementara enggak dulu, masih parno kemana-mana, pengennya sih pulang nengokin orangtua, tapi nunggu keadaan sementara," ucap Aris.

Sementara itu, Koordinator Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Suhara Manullang bersyukur Rumah Lawan Covid-19 kembali bisa memulangkan empat penghuninya.

"Kita bersyukur Rumah Lawan Covid-19 Tangsel sore ini memulangkan empat orang yang sudah sembuh, rata-rata mereka dikarantina selama dua minggu bahkan ada yang sebulan," ujar Suhara.

Dengan dipulangkannya empat penghuni Rumah Lawan Covid-19, hingga saat ini Rumah Lawan Covid-19 sudah memulangkan 127 orang dari total 157 orang.

"Sampai saat ini dari mulai diresmikan sudah merawat 157 orang, baik ODP dan PDP. Kemudian yang sudah dipulangkan ada 127 orang, dimana dari Rumah Lawan Covid-19 ada 115 orang, 12 orang dirujuk ke RSU dan bersyukur 12 orang sudah bisa pulang. Dan, sekarang dirujuk ada 6 orang. Jadi sekarang di Rumah Lawan Covid-19 masih ada 24 orang yang dikarantina," tutupnya. [ars]




Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds