Spesialis Rumsong Dibekuk Polrestro Tangerang

Hukum  JUM'AT, 10 JULI 2020 , 18:58:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Spesialis Rumsong Dibekuk Polrestro Tangerang

Gelar perkara pencurian rumah kosong/AUL

RMOLBANTEN. Polres Metro Tangerang Kota membekuk pelaku pencurian rumah kosong (rumsong) di Komplek Sekneng Blok D1 No 22, Kelurahan Panungangan Barat, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan, pelaku Hasan (39) dan Rudi Sanjaya (29) kerap kali melakukan pembobolan rumah kosong dengan menggunakan obeng dan pisau sangkur untuk mencongkel jendela atau pintu rumah.

"Kejadian terjadi pada Jumat 12 Juni, Putri selaku pemilik rumah yang baru pulang bekerja curiga pintu rumahnya terbuka. Setelah masuk, kondisi rumah sudah berantakan dan beberapa barang berharga sudah tidak ada di tempat penyimpanan," ujar Sugeng, Jum'at (10/7).

Mendapati rumahnya dimasuki pencuri, sang pemilik pun lantas melaporkan hal tersebut ke Mapolres Metro Tangerang Kota.

"Dari laporan tersebut tim Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP untuk selanjutnya melakukan penangkapan," kata Sugeng.

Sugeng menuturkan, kedua pelaku melancarkan aksinya dengan berkeliling sepeda motor mencari rumah yang terlihat kosong. Untuk memastikan, mereka mengetuk pintu rumah untuk mengetahui respon dari pemilik.

"Jadi keduanya melakukan pemantuan terlebih dahulu, setelah dirasa aman barulah keduanya melakukan aksi pembobolan rumah. Kedua tersangka juga sudah sering melakukan pembobolan rumah, mereka melakukan aksinya di Kota Tangerang," paparnya.

Ia menjelaskan, untuk tersangka Hasan dia sudah sering masuk penjara di Lapas Jambe Kabupaten Tangerang dengan kasus yang sama. Tersangka Rudi, mengaku juga sering melakukan aksi yang sama tetapi baru kali ini tertangkap.

"Kedua pelaku ini kita amankan di wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Kamis (2/7) pukul 03.00 WIB, kedua tersangka kita juga berikan tindakan terukur di kakinya karena mencoba melakukan perlawanan pada saat hendak diamankan," tuturnya.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa tas pinggang berisi obeng dan pisau, satu unit tab Samsung A, Satu unit nitendo switch, dus handpone merek invinic hot 2, dus tab samsung A, dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi B 6974 NZL.

"Keduanya pun dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tandasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds