Menteri Tito Ingatkan Kepala Daerah Segera Cairkan Anggaran Pilkada

Politik  SABTU, 11 JULI 2020 , 12:08:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Menteri Tito Ingatkan Kepala Daerah Segera Cairkan Anggaran Pilkada

Mendagri Tito Karnavian/Net

RMOLBANTEN. Kepala daerah yang daerahnya akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) dingatkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian segera mencairkan anggaran pemilihan, baik untuk KPUD, Bawaslu daerah dan untuk pengamanan.

Hal itu dilakukan Mendagri karena masih ada beberapa daerah yang belum secara penuh mencairkan anggaran.

Dalam acara di Rakor Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 Di Provinsi Papua, Mendagri Tito kembali mengingatkan soal pencairan anggaran Pilkada yang harus segera dicairkan semuanya.

"Kita ingin agar KPU, Bawaslu dan aparat keamanan, ini tiga komponen penting yang menyelenggarakan dan mengawasi ini bisa betul-betul gerakannya maksimal. Untuk bisa bergerak maksimal ya tidak ada yang gratis, semua harus dengan anggaran. Anggaran biaya ini harus segera di penuhi. Terutama yang menjadi kewajiban kepala daerah. NPHD-nya segera cairkan," katanya.

Tito menekankan, paling lambat Senin pekan depan, anggaran Pilkada yang telah tertuang dalam NPHD harus dicairkan 100 persen. Untuk Papua, pencairan anggaran yang sudah cukup lumayan baik hanya satu daerah, yakni di Kabupaten Merauke.

"Di sini  yang tinggi 90 persen ke atas atau  90 persen untuk KPU maupun Bawaslu maupun pengamanan, hanya satu yaitu Kabupaten Merauke. Artinya KPU dan Bawaslunya tidak ada alasan ini tidak bisa kerja," kata Tito di Jayapura, Papua.

Sementara daerah lain, seperti Yahukimo, kata Mendagri, pencairan anggarannya belum optimal. Misalnya untuk Bawaslu setempat baru dicairkan 45 persen. Sementara untuk pengamanan, nol persen.

Sementara, daerah yang lumayan tinggi pencairannya adalah Supiori dan Boven Digul. Namun daerah lain seperti Keerom dan Waropen, masih agak memprihatinkan.

"Saya minta semua untuk betul-betul segera dipenuhi secepat mungkin. Yang  memang perlu jadi perhatian kita adalah yang di Keerom, karena kalau dibayarkan semua dia akan minus Rp 1,4 miliar. Ini mungkin dilakukan  secara bertahap untuk Keerom", syukur kalau nanti dari Pemprov membantu Rp 1,2 miliar lumayan," demikian kata Tito.

Anggaran-anggaran ini segera cairkan, segera dicairkan, kecuali tadi Keerom dan Yahukimo, yang lainnya segera dicairkan kepada KPU dan Bawaslu supaya betul-betul bisa jalan," terang mantan Kapolri ini. [dzk]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds