PILKADA 2020

Satgas Nusantara Gelar Rapid Test Massal di Mapolres Tangsel

Kesehatan  SABTU, 11 JULI 2020 , 16:37:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Satgas Nusantara Gelar Rapid Test Massal di Mapolres Tangsel

Rapid test Satgas Nusantara/LAN

RMOLBANTEN. Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak kalau tidak ada halangan akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang.

Pilkada serentak yang diadakan saat situasi pandemi Covid-19 tentunya, menjadi tantangan besar pemerintah dalam menggelar pesta demokrasi baik di Kota/Kabupaten untuk menjaga kesehatan masyarakat agar terhindar dari Covid-19.

Maka dari itu, Polri sebagai garda pengamanan serta pengayom masyarakat ikut berpartisipasi dalam membantu peran pemerintah Kota/Kabupaten guna menjaga dan menekan angka Covid-19 menjelang Pilkada serentak dengan menggelar rapid test massal di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter BSD, Serpong, Tangsel, Sabtu (11/7).

Rapid test massal ini, merupakan program dari Polri yang bernama Satgas Nusantara dengan menargetkan 1.000 masyarakat untuk dilakukan rapid test.

"Ini adalah program dari Polri yang namanya Satgas Nusantara, dimana kita Subsatgas kemitraan ini memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya untuk program cooling system dalam rangka pilkada serentak," terang Kabagopsnalmed Pusdokkes Polri, Kombes Budi Heryadi di Mapolres Tangsel, Sabtu (11/7).

Menurut Budi, dengan adanya rapid test massal secara gratis ini bisa membantu peran pemerintah dalam melaksanakan Pilkada serentak agar berjalan kondusif.

"Dimana Pilkada serentak ini kita ingin dalam pelaksanaannya itu suasana menjadi aman, tenang dan tentram. Kita kaitkan dengan program pemerintah sekarang, dimana terjadi pandemi Covid-19, kita ikut membantu program pemerintah untuk mengendalikan pandemi Covid-19, mudah-mudahan kita bisa membantu," ungkapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga terus mengedukasi mengenai adaptasi kehidupan baru atau new normal.

"Kita kasih masker dan hand sanitizer dan kita edukasi juga agar menjaga protokol kesehatan," ujar Budi.

Sementara itu, Dwi (20) menjelaskan, dengan adanya rapid test massal sangat membantu untuk mengecek kesehatannya.

"Sangat ngebantu banget, apalagi ini gratis. Karena, kemarin mau rapid kan bayarnya mahal, jadi pilih yang ekonomis aja. Dan, Alhamdulillah tadi hasil rapidnya non reaktif," tandas Dwi.

Selain rapid test massal juga dilakukan pembagian 2.000 sembako dan khitanan massal dengan kuota 30 anak. [ars]






Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds