Politisi Demokrat Ingatkan Presiden Jokowi, Penanganan Covid-19 Jangan Ada Kesan Jadi Kesalahan Pemda

Politik  MINGGU, 12 JULI 2020 , 00:29:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Politisi Demokrat Ingatkan Presiden Jokowi, Penanganan Covid-19 Jangan Ada Kesan Jadi Kesalahan Pemda

Wasekjen Demokrat, Jansen Sitndoan/Net

RMOLBANTEN. Dalam penanganan Covid-19 di tanah air, Presiden Joko Widodo diingatkan agar tidak terkesan 'lepas tangan' dan lantas menyalahkan pemerintah daerah (Pemda).

Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon dalam cuitan akun Twitter pribadinya, Sabtu (11/7).

"Izin mengingatkan saja Pak. Jangan ada "kesan" seakan penanganan Covid-19 ini jadi kesalahan/keteledoran Pemda," kata Jansen Sitindaon.

Jansen mengurai, mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) 12/2020 tentang penetapan bencana non alam Covid-19 pada poin ketiga disebutkan "gubernur, bupati, dan walikota sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah, dalam menetapkan kebijakan di daerah masing-masing harus memperhatikan kebijakan pemerintah pusat".

"Di point 3 Keppres 12/2020 yang bapak keluarkan: "gubernur/bupati/walikota harus memperhatikan kebijakan pemerintah pusat"," tegasnya.

"Jadi, sesuai Keppres kebijakan ini mengalir dari atas Pak," demikian Jansen Sitindaon.

Pernyataan Jansen Sitindaon ini merespon tweet Presiden Jokowi yang mengingatkan sejumlah kepala daerah untuk berhati-hati menerapkan adaptasi tatanan baru.

"Penambahan kasus positif Covid-19 secara nasional kemarin tercatat 2.657 kasus. Ini lampu merah buat kita. Dalam kunjungan ke Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Kalteng, saya mengingatkan pemerintah daerah agar berhati-hati menerapkan adaptasi tatanan kehidupan baru," kata Jokowi dalam cuitan akun Twitter pribadinya. [dzk]



Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds