Poli Kulit dan Kelamin RSU Tangsel Beberkan Tips Pemakaian Masker Tak Rusak Kulit

Kesehatan  SENIN, 13 JULI 2020 , 10:48:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Poli Kulit dan Kelamin RSU Tangsel Beberkan Tips Pemakaian Masker Tak Rusak Kulit

Poli Kulit dan Kelamin RSU Tangsel/ARS

RMOLBANTEN. Di masa Pandemi Covid-19 pemerintah menyarankan untuk memakai masker sebagai penerapan protokol kesehatan agar tidak tertular virus. Namun, jangan sembarangan pula untuk memakai dan memilih masker yang baik sehingga mencegah covid-19 dengan maksimal.
 
Dokter Poli Kulit dan Kelamin RSU Kota Tangsel dr. Bimo Aryo Tejo, Sp. KK mengatakan penggunaan masker yang benar, bukan hanya saat pemakaian, tapi sebelum memakainya pun harus diawali dengan benar.

Pria yang biasa dipanggil Bimo ini memberikan beberapa tips pemakaian masker. Yakni, Bersihkan telapak tangan sebelum memegang masker dan harus memastikan tangan bersih dari kuman, cucilah tangan dengan sabun. Pastikan masker tidak cacat dan kotor. Jangan menggunakan masker yang rusak, karena perlindungan yang diberikan juga berkurang. Jangan memegang bagian tengah masker untuk mencegah kotoran menempel di masker.

"Masker bedah yang efektif mencegah paparan virus corona. Memang biasa dipakai untuk tenaga medis," katanya.

Menurut Bimo, pamakaian masker untuk tenaga medis selama 6 hingga 8 jam atau dalam satu shif saat bekerja. Hal tersebut tentu saja bisa merusak kulit wajah. Untuk mencegah kerusakan kulit wajah, ia menyarankan sebelum menggunakan masker gunakan lotion atau minyak.

"Efek terlalu lama memakai masker bisa iritasi hingga timbul jerawat. Karena minyak menumpuk di pori-pori bagian yang tertutup masker, seperti hidung, pipi, dan dagu. Masker juga dapat membuat kulit kering," ujarnya.

Sementara untuk masyarakat pada umumnya menggunakan masker kain. Jangan terlalu sering buka-tutup masker. Apalagi membuka masker dan memindahkan ke jidat atau sekitar tenggorokan. Saat masker dibuka, otomatis tidak ada perlindungan terhadap bagian mulut dan saluran pernafasan. Lalu masker juga bisa kotor karena tertempel keringat dari jidat dan tenggorokan.

"Untuk masker disarankan paling lama empat jam pemakaian. Mengganti masker setiap empat jam sekali agar bisa melindungi secara optimal dan selalu sehat. Jadi harus rajin mengganti masker untuk melindungi dari paparan virus," terangnya. [adv]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds