Lurah Saidun Tak Terima Disebut Titipkan Siswa Hingga Terima Uang

Daerah  SELASA, 28 JULI 2020 , 20:02:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Lurah Saidun Tak Terima Disebut Titipkan Siswa Hingga Terima Uang

Lurah Benda Baru, Saidun/LAN

RMOLBANTEN. Lurah Benda Baru, Saidun telah mememuhi panggilan Polsek Pamulang dan dimintai keterangan oleh penyidik terkait pengrusakan fasilitas sekolah milik SMA Negeri 3 Tangsel.

Ia juga mengakui, jika dirinya hanya membantu aspirasi masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di SMAN 3 Tangsel. Apalagi saat ini, diberitakan Saidun disebut membawa titipan calon siswa.

"Kita manusia, engga luput dari lupa dan salah, gitu aja. Apalagi kan yang kita inikan (bantu) aspirasi masyarakat kita begitu," ujar Saidun di Mapolsek Pamulang, Selasa (28/7).

"Kalau bicara titipan, tidak ada titipan. Enggak ada, saya cuma menyampaikan aspirasi masyarakat saya, itu saja," tambahnya.

Saidun yang mengaku membawa aspirasi masyarakat, juga mempertanyakan pihak sekolah kenapa warga Benda Baru sulit untuk bersekolah di SMAN 3 Tangsel.

"Keinginan masyarakat Benda Baru kepengen sekolah di Benda Baru (SMAN 3 Tangsel) kenapa sih sulit, begitu kan. Itu saja," imbuh Saidun.

Masih kata Saidun, ada masyarakat yang datang menemuinya di Kelurahan Benda Baru untuk meminta tolong agar bisa bersekolah di SMAN 3 Tangsel, dirinya sudah menyanggupi dan berusaha memenuhi permintaannya.

"Ya paling tidak memang tokoh itu pasti datang ke orang tuanya. Enggak mungkin langsung ke sekolah. Dengan orang tua datang ke saya ke Kelurahan minta tolong, bagaimana. Walaupun jawaban saja sudah bisa untuk menolong itu saya berusaha memenuhi, membuktikan bahwa kita sudah berbuat," paparnya.

Ia juga, membantah keterangan pihak sekolah yang menyebutkan dirinya menitipkan lima siswa di SMAN 3 Tangsel.

"Dua yang saya dorong karena ini kan staf saya. Kalau bukan staf saya enggak mungkin. Saya juga enggak mau berbicara banyak, sudah. Saya akan menjalankan apa yang menjadi kewajiban saya kepada kepolisian sebagai saksi ya saya jalankan," kata Saidun.

Adanya dugaan Saidun menerima sejumlah uang dari masyatakat yang menitipkan anaknya, itupun dibantah olehnya.

"Waduh saya enggak tau kalau itu mah, bukan kewenangan saya. Apalagi bicara soal siswa (jumlah uang)," tegasnya. [ars]



Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds