Kabareskrim Jemput Buronan 11 Tahun Djoko Tjandra

Keamanan  KAMIS, 30 JULI 2020 , 23:07:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH

Kabareskrim Jemput Buronan 11 Tahun Djoko Tjandra

Djoko Tjandra/Net

RMOLBANTEN. Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menjemput langsung buronan 11 tahun, Djoko Sugiarto Tjandra di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (30/7) malam. Sebelumnya, terpidana kasus hak tagih Bank Bali itu, dilaporkan tertangkap di Malaysia.

"(Djoko Tjandra) sudah dijemput oleh Bapak Kabareskrim di Malaysia. Saat ini sedang dalam perjalanan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (30/7/2020).

Menurut Argo, penangkapan Djoko merupakan kolaborasi antara Polri dan Polisi Diraja Malaysia. Sesuai dengan komitmen Polri untuk menangkap Djoko Tjandra.

"Malam ini sudah kita buktikan dengan adanya P2P (police to police)," terang mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Meski demikian, Argo belum bersedia menjelaskan secara rinci perihal penangkapan Djoko Tjandra. "Keterangan lebih lanjut nanti akan disampaikan oleh Kabareskrim," imbuhnya.

Seperti diketahui, PN Jakarta Selatan telah memutuskan Djoko bebas dari tuntutan. Kemudian, Oktober 2008 Kejaksaan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Putusan MA, menerima dan menyatakan Direktur PT Era Giat Prima itu bersalah.

Djoko sendiri dijatuhi hukuman dua tahun penjara dan denda Rp 15 juta. Termasuk pengembalian kerugian negara di Bank Bali sebesar Rp 546 miliar.

Namun, sehari sebelum putusan MA pada Juni 2009, Djoko diduga kabur meninggalkan Indonesia menggunakan pesawat carteran. Saat itu, ia bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Port Moresby.

Djoko Tjandra pindah kewarganegaraan ke Papua Nugini pada Juni 2012. Namun, proses naturalisasi tidak sah karena Djoko masih memiliki permasalahan hukum di Indonesia.

Djoko disinyalir kembali ke Tanah Air untuk melanjutkan pelariannya ke Malaysia. Kasus pelarian tersebut, diduga menyeret sejumlah jenderal di Mabes Polri. [tsr]


Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds