Tekan Penyebaran Corona, Walikota Tangerang Keluarkan Surat Edaran Ventilasi

Kota Tangerang  SELASA, 04 AGUSTUS 2020 , 00:49:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Tekan Penyebaran Corona, Walikota Tangerang Keluarkan Surat Edaran Ventilasi

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah/Net

RMOLBANTEN. Seluruh area perkantoran yang ada di Kota Tangerang, baik instansi maupun swasta untuk dapat memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Demikian disampaikan Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Tangerang secara daring di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (3/8).

Fokus pembahasan dalam rapat tersebut adalah mengenai peningkatan kasus masyarakat positif Covid-19 di Kota Tangerang.

"Pemkot sudah siapkan surat edarannya dan secepatnya harus diaplikasikan. Salah satunya tentang ketersediaan ventilasi agar sirkulasi udara bisa berjalan,” ujar Arief.

Arief juga mengimbau untuk menggunakan alat makan dan alat tulis sendiri.

"Rajin cuci tangan, jaga jarak dan jaga imunitas dengan berolahraga,” tambahnya.

Pemkot kata Arief, telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.3/1811-Bag.UM/2020 tertanggal 29 Juli 2020 tentang Penggunaan Ventilasi Yang Baik di Perkantoran dan Surat Edaran Nomor 443.1/1816- Bag.UM/2020 tertanggal 29 Juli 2020 tentang Penggunaan Ventilasi Yang Baik di Rumah.

"Harus sudah berlaku dan selalu dilaksanakan agar angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan,”  katanya.

Arief juga meminta agar seluruh ASN Pemkot Tangerang gencar dalam melakukan sosialisasi protokol pencegahan Covid-19 di masyarakat lantaran semakin berkurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Jangan sampai lengah dan merasa sudah aman, karena faktanya masih ada yang terpapar Covid-19,” tukasnya.

SDalam rakor itu, sektor ketahanan pangan juga menjadi perhatian Pemkot Tangerang dimana akan dibentuk pusat-pusat pembibitan di tiap kecamatan dan kelurahan.

"Kita akan gunakan kantor-kantor kecamatan dan kelurahan untuk menjadi pusat pembibitan dengan memberdayakan para Kelompok Wanita Tani (KWT) kemudian akan disebarkan ke rumah-rumah warga untuk dikembangkan kembali," katanya.

"Diharapkan dari kegiatan tersebut, masyarakat dapat secara mandiri menghasilkan pangan sederhana seperti sayur mayur sehingga bisa sedikit mengurangi beban warga,” demikian Arief. [ars]



Komentar Pembaca
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds