Kampanye Akbar Melawan Corona Bisa Terjadi Di Pilkada 2020

Politik  SELASA, 04 AGUSTUS 2020 , 11:59:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Kampanye Akbar Melawan Corona Bisa Terjadi Di Pilkada 2020

Pemilu legsilatif Korsel di tengah pandemi corona/Net

RMOLBANTEN. Ajang kampanye akbar melawan sebaran virus corona baru atau Covid-19 di Pilkada Serentak 2020 bisa saja terjadi.

Terlebih ide Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang kemudian disepakati Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa Pilkada Serentak 2020 akan dijadikan momentum gerakan melawan Covid-19.

Direktur Pilkada Watch, Wahyu A. Permana menyampaikan, ide itu akan bisa terlaksana dengan baik dan sebaran corona akan signifikan mengecil. Sebab akan ada 3,5 juta penyelenggara pilkada yang terlibat dalam sosialisasi anti corona.

"Apabila semua dibuat aturan yang jelas oleh KPU, mereka akan menjadi agen-agen untuk melawan Covid-19 mulai dari proses persiapan, pelaksanaan sampai proses perhitungan," ujarnya kepada wartawan, Sealsa (4/8).

Wahyu Permana juga menilai, jika semua kampanye pilkada mengarah untuk melawan Covid-19, maka kampanye di 270 daerah yang menyelenggarakan pilkada akan menjadi ajang kampanye akbar melawan Covid-19.

"Bila selama ini hanya membagikan kaos dan makanan, maka kampanye, kali ini jika diarahkan untuk membagikan alat pelindung diri misalnya seperti masker, baju APD dan alat pelindung diri lainnya, maka kampanye ini akan benar-benar menjadi kampanye melawan Covid-19," demikian Wahyu dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk] 

Komentar Pembaca
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds