Masalah Lama, Saling Jambak Antar Emak-emak Berakhir Sidang Di Pengadilan

Hukum  JUM'AT, 07 AGUSTUS 2020 , 12:06:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Masalah Lama, Saling Jambak Antar Emak-emak Berakhir Sidang Di Pengadilan

Laporan polisi/AUL

RMOLBANTEN. Berawal dari sosis, dua ibu-ibu paruh baya terlibat cekcok hingga aksi cakar dan jambak. Cekcok yang berawal dari makanan sosi itu menyebabkan sampai ke persidangan.

Kedua Emak-emak yakni TA dengan NC, aksi cakar dan jambak yang berpekara hingga dua tahun, berakhir di persidangan tipiring Polsek Jatiuwung, Kota Tangerang.

Sebenarnya, kejadian antara kedua emak-emak ini, sudah berlangsung lama, yakni dua tahun lalu.

Saat itu, korban ingin membeli sosis yang dijual pelaku, namun pelaku tidak mau melayani karena khawatir tidak akan dibayar, sebab suami korban bekerja dengan pelaku.

"Namun karena iba, suami korban ini akhirnya melayani. Ketika sudah matang, oleh pelaku sosis dibuang, namun diambil lagi oleh suami korban," kata Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya S.P Sembiring, Jumat (7/8).

Tak disangka, pelaku menghampiri korban hingga terlibat adu mulut. Entah bagaimana, pelaku lantas menarik kerudung dan mencakar wajah korban.

Karena perlakuan inilah, korban yang sedari awal tidak membalas, melaporkan majikan suaminya itu ke Polsek Jatiuwung.

"Polisi beberapa kali mengusahakan untuk mediasi, agar kasus tersebut tidak bergulir hingga ke pengadilan," kata Aditya.

Kejadian yang terjadi selama dua tahun itu, ternyata bergulir alot, namun penyidik kepolisian menyatakan peristiwa tersebut masuk dalam tindak pidana ringan.

"Tapi korban masih mau melanjutkan kasus tersebut. Hingga sampai 2 tahun," kata Aditya.

Akhirnya, setelah berkonsultasi dengan kejaksaan atas kasus tersebut, akhirnya terlaksana hingga sidang tindak pidana ringan atau Tipiring di Pengadilan Negeri Tangerang.

"Putusannya, pelaku ini dinyatakan bersalah telah melakukan penganiayaan dan masa percobaan 2 bulan," tutur Aditya.

Bila dalam masa 2 bulan tersebut, pelaku melakukan tindak kekerasan atau penganiayaan kembali, maka akan dilakukan penahanan. [ars]


Komentar Pembaca
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds