Di Atas Puing-puing Rumah, Korban Ledakan Beirut Pilih Bertahan Hidup

Internasional  MINGGU, 09 AGUSTUS 2020 , 12:13:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Di Atas Puing-puing Rumah, Korban Ledakan Beirut Pilih Bertahan Hidup

Rumah yang porak poranda akibat ledakan Beirut/Net

RMOLBANTEN. Akibat ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8), sekitar 300 ribu orang kehilangan tempat tinggalnya. Walaubegitu, sebagian besar dari mereka enggan untuk mengungsi.

Masyarakat kota Beirut korban ledakan  memilih tinggal di atas puing-puing bangunan tempat tinggal mereka. Walaupun beberapa bangunan rumah tampak kehilangan sebagian atap, dinding, dan jendela.

Karena banyak yang enggan mengungsi, maka pemerintah kota mengirim tim bantuan kepada para korban. Mereka bersama-sama membersihkan puing-puing bangunan dan menyegel jendela yang pecah.

"Itulah mengapi kami hanya menyediakan akomodasi untuk 10 keluarga di luar ibukota," terang Walikota Jamal Itani seperti dikutip Anadolu Agency, Sabtu (8/8).

Gubernur Marwan Abboud menyebut, perkiraan kerusakan akibat ledakan bisa mencapai 10 hingga 15 miliar dolar AS.

Sementara itu, korban jiwa saat ini sudah mencapai 154 dengan 6.000 lainnya luka-luka dan puluhan masih hilang.

Kepada Anadolu Agency, beberapa warga mengungkap kejadian yang mengenaskan pada Selasa (4/8) pukul 18.02 waktu setempat tersebut.

Salah seorang warga bernama Fadia Naser menceritakan, pada awalnya ia mengira ledakan tersebut sebagai baku tembak. Ia kemudian memeluk putranya dan menutup mata.

"Saat kami membuka mata, kami tidak melihat satu sama lain karena debu. Dalam sekejap semuanya rusak," ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya bernama Karmen Alam mengungkap, ia mendengar suara pesawat yang kemudian diikuti oleh ledakan.

Ledakan di Pelabuhan Beirut sendiri dilaporkan terjadi karena 2.750 amonium nitrat yang disimpan secara ceroboh di hanggar pelabuhan.

Pemerintah sudah mengumumkan pembentukan komite investigasi untuk melakukan penyelidikan atas ledakan tersebut selama lima hari. [dzk]



Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds