Trend Kenaikan Covid-19, Gubernur WH Kembali Perpanjang PSBB Di Tangerang Raya

Keamanan  MINGGU, 09 AGUSTUS 2020 , 21:48:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Trend Kenaikan Covid-19, Gubernur WH Kembali Perpanjang PSBB Di Tangerang Raya

Gubernur Wahidin Hali/Repro

RMOLBANTEN. Warga di Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan) harus menahan diri dulu untuk beraktivitas normal seperti biasanya. Sebabnya, Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di wilayah ini kembali diperpanjang.

Perpanjangan PSBB selama 14 hari ke depan, terhitung tanggal 10 Agustus 2020.

Keputusan perpanjangan PSBB yang ke VIII tersebut berdasarkan hasil rapat evaluasi pelaksanaan PSBB yang ke VII. Dimana di Provinsi Banten terjadi peningkatan kasus Virus Corona ( Covid-19) di Banten yang masuk 13 besar di Indonesia.

Dalam rapat virtual melalui video conference, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyimpulkan bersama dengan Bupati, Walikota Se-Tangerang Raya, melihat kasus di Provinsi Banten mengalami peningkatan.

Masih ditemukannya cluster baru penularan covid-19 masih terjadi dibeberapa Kabupaten/Kota di Banten.

"Naiknya jumlah kasus Covid-19. Hasil kesimpulannya kita perpanjang PSBB dan memperketat kembali Protokol Kesehatan juga penerarapan Protokol Kesehatan,” terang Wahidin Halim  saat video conference, Minggu (9/8).

Senada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menambahkan, Provinsi Banten menempati urutan ke-13 Nasional kasus Covid-19.

Hasil evaluasi PSBB tahap ke-6 atau perpanjangan ke-7 masih terus meningkatnya kasus Covid-19.

"Kita mengalami peningkatan hampir di 8 kabupaten/kota di Banten, khusus di Tangerang Raya. Dengan yang masih dirawat 129 orang sekitar 18 persen dari total kasus yang ada,” ungkap Kadinkes.

Sementara Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan, kondisi di Kabupaten Tangerang masih terjadinya kasus imnport (dari luar Tangerang) dan dari wilayah lain. Seperti halnya terbaru di Aeon Mall BSD.

Upaya pencegahan terus dilakukan, dengan test dan penyemprotan disinfektan. Juga mentracing sejauhmana penularan terjadi.

"PSBB tetap kita lanjutkan, untuk mencegah penularan Covid-19 yang terjadi kasus import  dari DKI Jakarta. Karena daerah Kabupaten Tangerang maupun Tangerang Raya sangat dinamis pergerakan masyarakatnya,” demikian Zaki. [ars]

Komentar Pembaca
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds