Di Tengah Kemarahan Publik Atas Ledakan Beirut, Perdana Menteri Lebanon Mundur

Internasional  SELASA, 11 AGUSTUS 2020 , 01:37:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di Tengah Kemarahan Publik Atas Ledakan Beirut, Perdana Menteri Lebanon Mundur

PM Lebanon Hassan Diab/Al Jazera

RMOLBANTEN. Di tengah kemarahan publik pasca peristiwa ledakan Beirut yang terjadi Selasa lalu (4/8), Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab mundur dari jabatannya.

Hasan Diab mengumumkan pengunduran dirinya melalui televisi nasional negara tersebut awal pekan ini (Senin, 10/8).

Dilansir dari Al Jazeera, dalam kesempatan itu, dia mengatakan bahwa "kejahatan ini" adalah hasil dari korupsi endemik dan menyerukan pertanggungjawaban atas ledakan mematikan itu.

Pengunduran dirinya disampaikan selang hampir sepekan setelah peristiwa ledakan besar yang meluluhlantahkan ibu kota, Beirut terjadi.

Ledakan dahsyat akibat komponen kimia amonium nitrat yang disimpan di Pelabuhan Beirut meledak. Ledakan itu merenggut setidaknya 200 nyawa dan melukai lebih dari 6.000 orang lainnya.

Peristiwa itu memicu kemarahan publik yang menuntut pertanggungjawaban serta penyelidikan penuh atas ledakan tersebut. [dzk]

Komentar Pembaca
Koalisi Partai Dukungan Muhyiddin Yassin Menang Di Sabah, Akankah Pemilu Malaysia Dipercepat?
Zhong Vs Zong

Zhong Vs Zong

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2020

Mobil Terbang Buatan Turki Siap Mengudara, Semua Orang Bisa Jadi Pilot
Thailand Dilanda Gelombang Protes Perubahan Sistem Negara Dari Kerajaan Menjadi Republik
Grand Jury

Grand Jury

JUM'AT, 25 SEPTEMBER 2020

Pengadilan Di Jerman Izinkan Azan Berkumandang Lagi
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds