Lagi Asik Sedot Sabu, Buruh Serabutan Disergap Satresnarkoba Polres Serang

Hukum  JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 13:55:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Lagi Asik Sedot Sabu, Buruh Serabutan Disergap Satresnarkoba Polres Serang

Ilustrasi/Net

RMOLBANTEN. Tim Anti Narkotika Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang menyergap buruh serabutan Mur (32) yang lagi asik nyedot sabu dalam bangunan bekas warung, Kamis (13/8) dini hari.

Selain alat hisap (bong), dari tersangka buruh serabutan ini, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 2 plastik berisi kristal bening yang diduga sabu.

Dalam intograsinya, Mur mengkonsumsi sabu dengan alasan agar tubuhnya tetap fit.

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan penangkapan oleh tim satresnarkoba ini berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB.

Awalnya petugas mendapatkan informasi dari warga Kemanisan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang bahwa ada warganya yang kerap menggunakan narkoba.

"Berbekal dari informasi itu, tim satnarkoba langsung bergerak melakukan penyelidikan untuk mengintai bangunan bekas warung yang kerap digunakan pelaku untuk memakai narkoba," ungkap Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP Trisno Tahan Uji di kantornya, Jumat (14/8).

Mengetahui tersangka ada di dalam bangunan bekas warung, petugas langsung melakukan penyergapan.

Saat petugas masuk ke dalam, tersangka didapati sedang duduk sambil memegang 2 plastik bening berisi sabu, sedangkan di depannya terdapat bong yang tergeletak di lantai.

"Saat ditangkap tersangka sedang mengkonsumsi sabu. Berikut barang bukti yang diamankan, tersangka selanjutnya diamankan ke mapolres untuk dilakukabln pemeriksaan," terangnya.

Dari keterangan Trisno, tersangka mengaku sudah beberapa kali mengkonsumsi dengan alasan supaya tubuh tetap fit.

Barang haram itu diakui tersangka dibeli dari seseorang yang mengaku warga Tangerang. Hanya saja, tersangka Mur tidak mengenal secara langsung si pengedar dikarenakan transaksi pembelian dilakukan lewat komunikasi telepon.

"Komunikasi lewat telepon. Setelah harga disepakati, tersangka melakukan transfer dan selanjutnya mengambil barang pesanan yang di tempat yang disebutkan si pengedar," ujar Trisno.
Kapolres mengingatkan kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba karena sangat berbahaya. Selain itu, Kapolres menegaskan akan menindak tegas tanpa pandang siapapun meskipun hanya sebatas pemakai.

Trisno juga meminta peran masyarakat untuk membantu melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya masing-masing.

"Saya tegaskan jangan dekati narkoba karena akan merugikan. Kepada seluruh elemen masyarakat, laporkan jika menemui hal-hal ganjil di lingkungannya masing-masing agar suasana kamtibmas di wilayah Kabupaten tetap terjaga aman dan nyaman," demikian Trisno. [ars]


Komentar Pembaca
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds