Ngamuk Di Sekolah, Polisi Naikan Status Lurah Benda Baru Jadi Tersangka

Hukum  RABU, 19 AGUSTUS 2020 , 18:35:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Ngamuk Di Sekolah, Polisi Naikan Status Lurah Benda Baru Jadi Tersangka

Kapolsek Pamulang, AKP Supiyanto/LAN

RMOLBANTEN. Kasus Lurah Benda Baru, Saidun yang mengamuk dan merusak fasilitas di SMA Negeri 3 Tangsel pada 10 Juli, karena siswa titipannya tak diterima, statusnya kini dinaikan menjadi tersangka

Hal itu disampaikan Kapolsek Pamulang, AKP Supiyanto. Menurut Supiyanto, naiknya status Saidun menjadi tersangka, setelah dilakukan gelar perkara dan penyidikan lebih dalam dan meminta keterangan beberapa saksi serta melihat alat bukti berupa kamera pengawas.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti lainnya, kita lakukan gelar perkara. Dan hasil dari gelar perkara tersebut telah ditemukan alat bukti, sehingga terlapor kita tingkatkan menjadi tersangka," tegas Supiyanto di Mapolsek Pamulang, Rabu (19/8).

Surat panggilan tersangka Saidun juga telah dilayangkan ke Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

"Surat panggilan sudah kami layangkan melalui ibu Walikota, Pemkot Tangsel karena beliau seorang pegawai negeri, kemudian juga sudah kami tembuskan melalui Kecamatan Pamulang," ujarnya.

Saidun ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti berbuat tindak pidana sebagaimana tercantum pasal 406 KUHP pengrusakan barang dan pasal 355 ayat 1 perbuatan tidak menyenangkan.

"Dalam hal ini, tersangka baru dipanggil tentunya nanti perkembangan. Yang mana ancaman dari pada tindak pidana 406 KUHP dan 335 dibawah 5 tahun," ungkap Supiyanto.

Sebelumnya diberitakan, Lurah Benda Baru, Saidun memenuhi panggilan kepolisian untuk dimintai keterangan oleh penyidik di Mapolsek Pamulang, Selasa (28/7).

Saidun juga enggan memberikan komentar lebih lanjut, jika nantinya statusnya sebagai saksi saat ini naik menjadi tersangka. Terlebih, kepolisian akan menaikan status Saidun sebagai tersangka jika dari hasil gelar perkara dinyatakan bersalah.

"Oh itu kewenangan bukan di kita. Itu nanti kewenangannya di sini (Polsek Pamulang)," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds