PKS Ke Zuhairi Misrawi: Kalau Tidak Terpilih Jangan Salahkan Masyarakatnya, Yang Salah Partainya

Politik  JUM'AT, 04 SEPTEMBER 2020 , 18:49:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PKS Ke Zuhairi Misrawi: Kalau Tidak Terpilih Jangan Salahkan Masyarakatnya, Yang Salah Partainya

Zuhairi Misrawi dan Mardani Ali Sera/Repro

RMOLBANTEN.  Langkah politisi PDIP Zuhairi Misrawi, yang mencoba mencari pembenaran terhadap statemen Ketua DPP PDIP Puan Maharani terkait Pancasila di Sumatera Barat mendapat reaksi dari Partai Keadilan Sejahtera.

Bukannya meredakan Zuhairi malah menyebut PKS telah membuat Sumatera Barat berubah total setelah 10 tahun berkuasa di provinsi tersebut.

Menanggapi itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, pihaknya tidak pernah iri dengan kejayaan PDIP di daerah-daerah yang menjadi basis suaranya.

"PKS tak iri hati kala PDIP menang di daerah-daerah lain. Pun PKS tak menuduh macam-macam terhadap daerah tersebut. Kami memilih memperbaiki pelayanan ketimbang menuduh," terang Mardani.

"Pemilu bukan tentang iri hati. Jika tidak terpilih maka yang salah bukan masyarakat, tapi partai yang ikut kompetisi," sambung Mardani dalam keterangannya, Jumat (4/9).

Daripada Zuhairi Misrawi menuduh macam-macam terhadap PKS dan kader-kadernya, Mardani menyarankan Zuhairi lebih baik bercermin sebelum menuduh.

"'Buruk rupa, cermin dibelah'. Jangan membelah cermin dan menuduh segala keburukan berasal dari orang lain," ucap Mardani.

"Bercermin. Kalau tidak terpilih maka tingkatkan pelayanan dan lebih peduli kepada wong cilik. Itu kuncinya."

"Mari berkompetisi secara sehat saja tanpa harus menyalahkan apalagi saling tuduh," kata Mardani lagi menegaskan.

Sebelumnya, Zuhairi Misrawi mengatakan, pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani soal "Semoga Sumbar mendukung Pancasila" hanya berbicara pada konteks perspektif Pancasila.

"Puan ingin Pancasila itu benar-benar membumi dalam laku keseharian dan kehidupan berbangsa di Indonesia," ujar Zuhairi dalam keterangannya, Kamis (3/9).

Zuhairi lantas mengkritik PKS yang sudah 10 tahun berkuasa di Provinsi Sumatera Barat, dan membuat provinsi itu berubah total.

Menurutnya, banyak kader PKS yang memprovokasi masyarakat untuk menolak kepemimpinan Jokowi.

"Padahal Presiden Jokowi adalah Presiden Indonesia yang menaruh perhatian besar terhadap kemajuan Sumatera Barat," sambung pria yang disapa Gus Mis itu. [dzk]




Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds