PSBB Kota Serang Kendor, Cek Point Dituding Jadi Biang Keroknya

Daerah  KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 , 19:39:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

PSBB Kota Serang Kendor, Cek Point Dituding Jadi Biang Keroknya

Penerapan PSBB di Kota Serang/RAG

RMOLBANTEN. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Serang masih belum optimal. Pos penjagaan di perbatasan masuk Kota Serang sebagai garda terdepan keluar masuk juga terlihat belum siap.

Pemkot sendiri sebenarnya telah menyiapkan delapan cek point' yakni di Gerbang Tol Serang Timur, dekat Perumahan Serang City, Kecamatan Taktakan, Kecamatan Curug, Palima, Kalodran, Jalan Raya Sawah Luhur, dan Terminal Pakupatan.

Berdasarkan pantauan dari delapan cek point' yang disiapkan Pemkot Serang, janya chekc point di terminal Pakupatan dan gerbang tol Serang Timur yang nampak siap.

Arus kendaraan di Kota Serang masih padat merayap. Terpantau sore hari kemacetan masih terjadi, begitu juga dengan keluar masuk bus di terminal Pakupatan.

"Sebagai terminal lintasan dan keberangkatan ada 100 hingga 200 mobil masuk ke terminal Pakupatan, kita kan 24 jam," ujar Perwira Jaga Terminal Pakupatan Serang, Rudi Oktavian, Kamis (10/9).

Dirinya juga menuturkan sampai saat ini, belum ada penutupan terminal Pakupatan, pihaknya mengaku menunggu surat dari Kementrian.

"Kami disini cuma penerapan sistem atau pencegahan Covid-19 dengan cara pemakaian masker, screning, hand sanitize untuk pencegahan Covid-19," ujarnya.

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas yang kemudian dibaca Satuan Tugas Hari W Pamungkas menuturkan Pemkot baru melakukan pengecekan kesiapan cek poin terlebih dahulu.

"Tadi kesiapan cek poin semua tenda sudah berdiri, petugas sebagian besar sudah ditempat namun untuk peralatan hanya beberapa tempat yang sudah ready," katanya.

Pernyataan Hari bertolak belakang dengan kondisi di lapangan di mana saat awak media melakukan pemantauan di lapangan terutama di cek point' Palima belum berdiri tenda cek point'.

"Titiknya juga saya belum dapat koordinasi valid dari koordinatornya dishub, saya juga belum dapat info validnya titik tempatnya karena ada beberapa perubahan," ujarnya.

Walikota Serang Syafrudin memastikan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Serang akan berjalan maksimal besok hari.

Walikota beralasan saat ini pihaknya masih melakukan persiapan pos cek poin yang disiapkan di delapan titik.

"Surat Keterangan (SK) sudah ditanda tangani, kemudian titik-titik cek poin sudah dilaksanakan yang dibantu dengan TNI-Polri, alhamdulilah sekarang sudah bergerak. Mudah-mudahan hari ini sampai 14 hari kedepan bisa berjalan lancar," ujarnya.

Sementara Wakil Walikota Subadri Ushuludin terlihat marah dengan belum berjalannya beberapa cek point' di Kota Serang. Asda 1, Kasatpol PP, dan Dishub ditegurnya.

"Teguran, agar bahasa itu disesuaikan dengan kenyataan. Jangan dilaporkan sudah siap, kenyataannya saya kesitu tidak ada," pungkas Subadri. [ars]

Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds