Mengkhawatirkan, Swab Test Covid-19 Kota Serang Masih Di Bawah Standar WHO

Kesehatan  SENIN, 14 SEPTEMBER 2020 , 19:37:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Mengkhawatirkan, Swab Test Covid-19 Kota Serang Masih Di Bawah Standar WHO

Walikota Serang, Syafrudin/RAG

RMOLBANTEN. Pemkot Serang menyebut dari 22 ribu alat rapid test sudah terpakai 20 ribu, tersisa sekitar 2 sampai 3 ribu. Pemkkot juga mengklaim para guru di bawah naungan Pemkot Serang juga sudah di rapid test sebanyak 80 persen.

Hal itu disampaikan Walikota Serang, Syafrudin usai melakukan sidak check point Palima, Kota Serang, Senin (14/9).

"Termasuk guru 80 persen sudah. Menurut kami (rapid test) masih kurang, karena peningkatan Covid-19 saat ini perlu antisipasi. Kalau untul Swab di Dinkes," katanya.

Sementara itu Juru Bicara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang  Hari W Pamungkas mengatakan untuk Swab di Kota Serang masih dibawah satu persen.

Pemkot Serang, kata Hari, sedang mengejar target WHO yang mengatur minimal test Swab 1 persen dari populasi yang ada di wilayahnya.

"Standar WHO 1 persen dari jumlah penduduk, Kota Serang dibawah 1 persen. Kita keterbatasan alat dan sample yang dikirim ke Labkesda dan Litbang Kemenkes masih waiting list," ujarnya.

Diketahui pemerintah Ibu Kota Banten itu hanya mengirimkan sample swabnnya ke Labkesda Banten dan Litbang Kemenkes dan harus masuk ke daftar tunggu.

"Sementara untuk perusahaan rata-rata swab mandiri, tetap koordinasi ke Dinkes. Kita kejar ke 1 persen," kata juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19, Hari Pamungkas. [ars]



Komentar Pembaca
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds