Ikuti Sekolah Partai, Saraswati Gencarkan Kewajiban Pemerintah Lindungi Perempuan Dan Anak

Politik  SENIN, 14 SEPTEMBER 2020 , 20:19:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Ikuti Sekolah Partai, Saraswati Gencarkan Kewajiban Pemerintah Lindungi Perempuan Dan Anak

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo/LAN

RMOLBANTEN. Bakal calon (Bacalon) Wakil Walikota Tangsel, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengikuti Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang diusung oleh PDI Perjuangan.

Sekolah partai ini, sudah memasuki gelombang ketiga yang diadakan secara virtual via aplikasi zoom meeting sejak Minggu (13/9) kemarin hingga Selasa (15/9) besok.

Mengikuti sekolah partai, Saraswati justru mengaku senang bisa mendapatkan ilmu dan terus belajar guna mendapat hal yang bermanfaat.

"Hidup ini adalah perjalanan yang harus diisi dengan menjadi berkat bagi sesama sekaligus menjadi ajang belajar yang tiada putus-putusnya. Dan saya senang menjadi seorang pembelajar," ujar Saras dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/9).

Masih kata Saraswati, dengan sekolah partai, dirinya ingin mewujudkan visi-misi yang diberikannya bersama pasangannya di Pilkada Kota Tanngsel, Muhamad. Untuk itu, Saraswati mengaku harus banyak belajar.

"Pemerintahannya (T)ranparan, (A)kuntabel yang pemimpinnya (N)yata pengabdiannya, dan siap berkolaborasi mengajak seluruh komponen warga untuk (G)otong royong mewujudkan kota yang (S)ejahtera warganya, (E)lok kotanya dan (L)uhur budi warganya. Saya harus banyak belajar dan mendengar dari senior-senior saya dan para pakar di bidangnya," paparnya.

"Saya dan Babeh Muhamad mesti ngerti, ngerasa dan ngelakoni apa yang kami pelajari jika ingin mewujudkan tekad dan harapan kami untuk Kota Tangerang Selatan," tambah Saraswati.

Keponakan Prabowo Subianto yang merupakan aktivis yang memperjuangkan perlindungan perempuan dan anak, juga terus mendorong pemerintah agar wajib memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak.

Hal itu, juga ditanyakan pada saat mengikuti sekolah partai PDI-Perjuangan.

"Tentang kewajiban keberpihakan pemerintah daerah kepada perempuan dan anak dalam rangka memberikan perlindungan pada perempuan dan segenap anak bangsa," tutup perempuan yang tak henti berjuang untuk mewujudkan UU Penghapusan Kekerasan Seksual, mendampingi korban KDRT dan tindak pidana perdagangan orang ini. [ars]




Komentar Pembaca
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds