PILWAKOT TANGSEL 2020

Tak Percaya Fasilitas Di Pemkot Tangsel, KPU Tangsel Besok Akan Swab Massal Di Rumah Sakit Swasta

Politik  KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Tak Percaya Fasilitas Di Pemkot Tangsel, KPU Tangsel Besok Akan Swab Massal Di Rumah Sakit Swasta

Gedung KPU Tangsel/LAN

RMOLBANTEN. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangsel telah menginformasikan jika satu komisionernya Achmad Mudjahid Zein dan satu staf Alayubi terkonfirmasi Covid-19.

Hal itu diketahui pada saat melakukan tes swab pada 29 Agustus dan 1 September lalu dan hasilnya baru keluar pada Rabu (16/9), kemarin.

Tentunya, hasil swab yang justru memakan waktu cukup lama sangat disayangkan KPU. Terlebih, swab memakai fasilitas Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel melalui Dinas Kesehatan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Untuk itu, KPU akan melakukan swab massal pada Jumat (18/9) besok di Rumah Sakit Medika BSD sebagai pihak ketiga.

"Nah tentu terhadap persoalan ini kami langsung koordinasi dengan gugus tugas maupun Labkesda, ini kan hasil ini kan sudah hampir melampaui batas protokol Covid-19, 14 hari lebih ya. Tentu ini juga saran dari Labkesda besok kita akan lakukan swab semuanya dari Medika BSD. Nah di hari Sabtu hasilnya itu kan keluar enggak harus nunggu lama karena kita memakai pihak ketiga dari Rumah Sakit swasta," papar Komisioner KPU Tangsel, M Taufiq saat dikonfirmasi, Kamis (17/9).

Taufiq juga menyayangkan hasil swab yang harus menunggu waktu yang lama. Karena, KPU sebagai pihak penyelenggara pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangsel sudah melakukan kegiatan yang cukup masif seperti menggelar pendaftaran bakal calon.

"Labkesda itu dari Dinas Kesehatan kan lama. Makannya bayangkan semua kegiatan sudah berjalan, interaksi kita sudah masif ada simulasi, pendaftaran calon dan seterusnya, hasilnya kok baru tanggal 16 gitu. Nah artinya ya kalau statmen kita, kita tunggu hasil swab besok mudah-mudahan yang tadinya positif sudah negatif," ungkapnya.

Masih kata Taufiq, pihaknya belum bisa menceritakan kronologi awal atau rekam jejak Zein dan Yubi hingga bisa terkonfirmasi Covid-19.

"Ya nanti dua bersangkutan itu kan di swab ulang besok, ya kalau nanti masih enggak berubah apapun keterangan berdua ini tentu kita akan sampaikan yang bersangkutan kronologis menceritakan apa sehingga bisa kita sampaikan ke publik, tunggu besok. Intinya KPU akan melakukan swab massal oleh pihak ketiga dan hasilnya cepat diketahui agar menjadi tolak ukur kita," tegas Taufiq. [ars]



Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds