Thailand Dilanda Gelombang Protes Perubahan Sistem Negara Dari Kerajaan Menjadi Republik

Internasional  SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 09:17:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Thailand Dilanda Gelombang Protes Perubahan Sistem Negara Dari Kerajaan Menjadi Republik

Demo di Thailand beberapa waktu lalu/NET

RMOLBANTEN. Thailand saat ini tengah diuji dengan sistem negara yang dimiliki saat ini. Perubahan jaman banyak yang menginginkan Thailand dari Kerajaan menjadi Republik.

Rakyat Thailand meneriakkan protesnya pada Jumat (25/9) ketika parlemen menunda keputusan soal usulan perubahan konstitusi.

#RepublicofThailand
pun menjadi trending topik Twitter di Thailand sebagai aspirasi rakyat yang menghendaki perubahan bentuk Negara Thailand menjadi republik.

Negara Gajah Putih ini telah didesak oleh gelombang protes yang menginginkan perubahan.

Lebih dari dua bulan rakyat di negeri Gajah Putih itu melancarkan aksi protesnya.

Tagar yang didengungkan oleh para pendukung republik pada Jumat, yang kebanyakan ditulis dalam Bahasa Inggris daripada Bahasa Thailand, telah digunakan sebanyak 730.000 tweet dan menjadi tagar trending teratas di Thailand, mengutip Reuters, Jumat (25/9).

Beberapa pemimpin demonstran menyatakan, mereka menginginkan reformasi konstitusi untuk mengurangi kekuasaan monarki Raja Maha Vajiralongkorn, namun tidak berarti menghapus kekuasaan itu seluruhnya.

Saat ini belum ada komentar dari Istana Kerajaan Thailand. Juru Bicara Pemerintah Thailand, Anucha Burapachaisri, mengklaim Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha telah mendengarkan masukan semua pihak tentang masalah konstitusi.

Ada yang mau amendemen UUD dan ada yang tidak,” ujar Burapachaisri.

Pada Kamis (24/9), Parlemen Thailand yang didominasi oleh entitas politik pendukung pemerintah menyatakan menunda pengambilan keputusan soal perubahan konstitusi yang kemudian membuat pengunjuk rasa.

Mereka yang kebanyakan berasal dari pihak pihak oposisi mengatakan penundaan itu adalah upaya untuk mengulur waktu. [dzk]



Komentar Pembaca
Dua Lagi

Dua Lagi

RABU, 02 DESEMBER 2020

Dapil Khianat

Dapil Khianat

SELASA, 01 DESEMBER 2020

Investasi Konstruksi dan Sawit, Peluang Seksi di Panama
Muhyiddin Yassin: Pemilu Malaysia Digelar Usai Pandemi Covid-19
Pengampunan Kalkun

Pengampunan Kalkun

SABTU, 28 NOVEMBER 2020

Dubes Umar Hadi: ASEAN Akan menjadi Partner Terbesar Korea Selatan.
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds