Konsep Unik, Bike Bike Cafe Jadi Primadona Pecinta Gowes Bersantai Ceria

Ekbis  SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 20:04:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Konsep Unik, Bike Bike Cafe Jadi Primadona Pecinta Gowes Bersantai Ceria

BikeBike Cafe di Ciater Tangsel menghadirkan Cafe dengan nuansa sepeda/IST

RMOLBANTEN. Di tengah situasi pandemi Covid-19, kekebalan imun tubuh sangatlah dibutuhkan salah satunya dengan berolahraga. Saat ini, olahraga yang lagi digandrungi semua kalangan saat pandemi yakni bersepeda.

Bersepeda kini sudah menjadi kebiasaan baru di New Normal ini. Selain bersepeda, baik sendiri maupun berkelompok bersama komunitasnya kerap mengunjungi lokasi kulineran untuk melepas lelah dan saling bercengkrama.
 
Namun, lokasi tersebut sangatlah minim. Untuk bisa memarkirkan sepeda kesayangannya, para pesepeda ini terkadang was-was jika sepedanya dicuri.

Nah, Keterbatasan itu kini bisa didapatkan di BikeBike Cafe. Pesepeda pun dijamin nyaman menikmati cafe dengan tenang dan sepedanya bisa di detailing sampai kinclong.

Konsep BikeBike Cafe sendiri  lahir dari hobi bersepeda yang sama para anak muda enerjik Panca Sumule, Tomy (drumer Wali), Verdie dan Haryo.

Melalui keempat anak muda BikeBike Cafe kini menjadi tempat militan para pesepeda maupun masyarakat yang ingin mendapatkan suasana dengan konsep sepeda.

BikeBike Cafe sendiri terletak di Jalan Ciater Raya, Serpong, Tangsel. Cafe ini berdiri sejak 18 Agustus lalu, dan kini menjadi tempat singgah para komunitas sepeda untuk melepas lelah dan juga membahas tentang sepeda.

Seperti namanya BikeBike Cafe, Panca bersama ketiga temannya, menyuguhkan konsep yang industrial. Namun, unsur sepeda sangat mendominasi sesuai dengan temanya BikeBike.

Ada sepeda yang dipajang di meja dan juga kerangka sepeda dijadikannya hiasan untuk menambah unik. Panca juga mengonsep meja untuk pengunjung menggunakan nama-nama sepeda, seperti fixie, road bike dan lainnya.

Panca menyebut, dibalik idenya membuat konsep sepeda tak lepas dari maraknya masyarakat yang jatuh cinta dengan olahraga bersepeda saat pandemi Covid-19.

"Memang betul idenya karena selama pandemi banyak orang naik sepeda," ujar Panca saat ditemui di BikeBike Cafe, Sabtu (26/9).

Panca juga menjelaskan, awalnya hanya berniat membuka detailing sepeda. Namun, karena terlalu biasa-biasa saja, ia tambahkan cafe sebagai sarana untuk nongkrong komunitas sepeda.

"Lalu, terlintas kalau saya buka bisnis detailing sepeda laku enggak, ternyata dapat respon positif. Kalau sepeda saja kan enggak nutup, kalau begitu saya combain dengan cafe aja," terangnya.

"Kenapa saya berani ambil konsep sepeda, karena ketika orang merasakan bersepeda maka merasakan manfaatnya sehatnya, ini menjadi new habit," tutur Panca.

Lanjutnya, BikeBike Cafe tak melulu menjadi tongkrongan bagi komunitas sepeda saja. Akan tetapi, bagi para pekerja juga bisa merasakan sensasi bekerja di BikeBike Cafe.

Karena, di  BikeBike Cafe menyediakan paket Work From Home (WFH) bagi para pekerja dan keluarga untuk menikmati sensasi bersantai di Cafe Bike Bike.

"Banyak juga bike to work, nah itu bagian dari naik sepeda tetap banyak. Atau saat ini masih banyak juga yang work from home, tapi pasti akan bosan. Saya buka lagi WFH package, kan banyak WFH rasanya enggak serius. Sehingga saya ciptakan WFH package bisa kerja disini, tiap hari banyak yang datang untuk memanfaatkan fasilitas WFH package," jelasnya.

Dari paket WFH, terdiri dari fasilitas wifi, dua kali minum, mendapat makan dan hanya merogoh kocek sebesar Rp 80 ribu.

"Itu bisa dinikmati dari jam 11 siang sampe jam 5 sore," kata Panca.

BikeBike Cafe yang buka setiap hari Selasa hingga Minggu ini, kini tak pernah sepi dari pengunjung. Harganya yang bersahabat dan konsep yang unik, menjadi daya tarik tersendiri.

Salah satu pengunjung Bayu, saat di lokasi mengatakan dirinya kerap menggunakan  BikeBike Cafee ini untuk bekerja. Walaupun bukan pesepada, Bayu merasa nyaman dengan fasilitas yang ada di  BikeBike Cafe.

"Enjoy disini, walau pinggir jalan tidak bising. Dan nuansanya dapat," terangnya.

Sama seperti Bayu, pengunjung lainnya Angga Andriadipura warga Komplek Serpong Estate mengatakan BikeBike Cafe cocok buat tongkrongan, juga buat yang ingin memanpaatkan fasilitas WFH. Pria yang akrab disapa Ucil ini pun mengajak masyarakat untuk menggemari olahraga Sepeda, selain sehat juga suasana silaturahmi juga dapat.

Namun, di tengah pandemi ini Ucil mengigatkan untuk tetap selalu memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Bersepeda kata Ucil bisa menggunakan protokol kesehatan itu.

"Bersepedalah maka kamu akan bahagia," demikian Ucil. [ars]



Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds