Pelarangan KAMI, Rocky Gerung: Kelihatannya Gatot Mau Dijadikan New COVID

Politik  SELASA, 29 SEPTEMBER 2020 , 04:32:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Pelarangan KAMI, Rocky Gerung: Kelihatannya Gatot Mau Dijadikan New COVID

Foto: Repro

RMOLBANTEN Ada strategi tertentu yang diarahkan untuk menjebak Gatot Nurmantyo dan gerakan KAMI. Dengan tujuan agar gerakan yang diinisiasi oleh Gatot dan sejumlah tokoh lainnya itu tidak dapat berjalan mulus.

Demikian disampaikan Rocky Gerung dalam percakapannya Hersubeno Arief dan diunggah dalam video di akun YouTube-nya yang berjudul 'Skenario Menjadikan Gatot Nurmatyo New COVID-19' yang diunggah Senin, 28 September 2020.

Diketahui, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo diturunkan dari podium saat pidato di acara silaturahmi di Surabaya, Jawa Timur Senin 28 September 2020. Acara deklarasi KAMI yang dihadiri Gatot di Jawa Barat pada 9 September lalu juga sempat mengalami dua kali pembatalan sepihak oleh pengelola gedung sewa tanpa ada alasan yang jelas.

"Kelihatannya Gatot dijadikan new COVID, gagal berantas COVID, mau berantas Gatot," terang Rocky Gerung.

"Jika strategi yang dilakukan pemerintah untuk menjegal langkah KAMI yang berada di jalur oposisi, maka itu tak akan berpengaruh banyak," sambungnya.

Rocky juga memprediksi dalam beberapa hari ke depan pemberitaan tentang Gatot akan ramai dimunculkan.

"Upaya untuk mengepung Gatot hanya mungkin berhasil kalau politik moral ada juga di istana. Nah soal ini kalau yang menjebak moralnya jauh di bawah, ya nggak akan terpengaruh jadi saya bisa lihat mungkin dua hari ini segala isu tentang Gatot juga akan dimunculkan ulang," terang Rocky.

Menurutnya, pemberitaan tentang Gatot dan pelarangan sejumlah kegiatan KAMI dinilai punya tujuan tertentu.

"Bukan digelembungkan, tetapi ini diarahkan supaya timbul kontradiksi di dalam KAMI dan psikologis KAMI terganggu terutama di daerah. Sehingga seluruh perencanaan moral KAMI itu berantakan sebenarnya itu pikirannya," ujar Rocky.

Dalam rencana untuk menghambat laju KAMI tersebut, Rocky meyakini akan ada upaya yang lebih serius dari pemerintah.

"Permainan intelijen, lalu kasak-kusuk politik, uang, pasti akan diturunkan untuk proyek itu. Tapi sekali lagi proyek semacam ini hanya akan berhasil kalau yang melakukannya adalah mereka yang bersih. Mereka yang moral standing-nya itu sempurna," ujarnya.

Lanjut Rocky, dalam kondisi saat ini, di mana proses demokrasi Indonesia yang kerap mendapat kritikan, dinilai penjebakan terhadap KAMI dan juga Gatot tak akan berhasil.

"Terlihat bahwa keadaan ketidakmampuan istana menangani Covid, dalam ketidakmampuan istana untuk menghasilkan kesetaraan warga negara, dalam ketidakmampuan istana untuk memperlihatkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia adalah negara yang serius dalam demokrasi, pasti gerakkan pengepungan KAMI juncto Gatot itu pasti berantakan,” demikian Rocky Gerung. [dzk]

Komentar Pembaca
Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

The ads will close in 10 Seconds