DPRD dan Pemkot Serang Sepakat Izinkan PKL Pasar Rau Kembali Berjualan

Ekbis  SELASA, 06 OKTOBER 2020 , 21:12:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

DPRD dan Pemkot Serang Sepakat Izinkan PKL Pasar Rau Kembali Berjualan

Pembahasan PKL Pasar Rau/RAG

RMOLBANTEN. Pemkot Serang akhirnya mengizinkan pedagang kaki lima (PKL) kembali berdagang di area pasar Rau timur, setelah sebelumnya dilakukan pembongkaran.

Para PKL yang berjumlah 210 ini, diizinkan kembali berjualan setelah sebelumnya melakukan tiga kali audiensi dengan DPRD Kota Serang.

Kepala Disperindagkop Kota Serang Yoyo Wicaksono menuturkan, intinya karena ada usulan dari teman-teman paguyuban PKL yang menyalurkan aspirasi ke DPRD.

"Kami bukan pemegang kebijakan, saya mah pelaksana. Intinya Pemkot mencarikan Jalan tengahnya supaya ditengah kesulitan ini mereka jangan dipersulit lagi," ujarnya.

"Pedagang ini harus segera (Cari Solusi), karena menyangkut hajat hidup mereka. Kita hanya menata saja bagaimana bagusnya," ujarnya.

Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menuturkan hasil audiensi yang ketiga tadi menghasilkan kesimpulan dan kesepakatan pemerintah mengizinkan PKL Area Rau berjualan kembali.

"Apa yang menjadi kajian kita ditengah pandemi ini, ekonomi masyarakat harus diperhatikan, jadi pemerintah mengizikan berjualan dari jam 20.00 wib malam sampai jam 08.00 wib pagi," katanya.

Budi minta keseragaman agar tidak kumuh dengan menggunakan tenda lipat seperti di alun-alun saat Car Free Day (CFD).
"Jadi kelihatan rapi dan bagus, hal itu terus sampai nanti ada pengelola baru yang bisa membangun dan menyiapkan tempat untuk para PKL, tempat yang refresentatif," ujarnya.

Untuk yang diizinkan berjualan kembali kata Budi, area yang kemarin dibongkar Pemkot tapi tidak di atas gorong-gorong.

"Jadi ada di bahu jalan, tinggal kita koordinasi denhan dishub agar mengatur lalu lintasnya," ujarnya.

Sebelumnya sisa-sisa penggusuran lapak dagangan milik pedagang kios tanggul yang berada di sekitaran Pasar Rau Kota Serang masih terlihat jelas berserakan di pinggir jalan.

Para pedagang yang menempati kios tanggul harus rela ketika lapaknya mencari uang digusur tanpa ada kejelasan akan direlokasi kemana. [ars]

Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds