Ujaran "Sara" Di Pilkada Tangsel, BKPP Tangsel Sudah Datangi Lurah Saidun Di Kantornya, Tapi...?

Politik  RABU, 07 OKTOBER 2020 , 19:24:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Ujaran

Kepala BKPP Tangsel, Apendi/LAN

RMOLBANTEN. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel, Apendi telah mendengar adanya informasi pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Lurah Benda Baru, Saidun diduga menyebarkan isu Suku Agama Ras (Sara) antar golongan.

Bahkan, Apendi pada hari Senin (5/10) kemarin langsung mendatangi Kantor Kelurahan Benda Baru untuk bertemu Saidun.

Akan tetapi, dirinya tidak mendapati Saidun di kantornya dikarenakan sedang sakit.

"Hari Senin saya ke kantor kelurahan, menurut informasi Lurah kurang sehat," terang Apendi saat dikonfirmasi, Rabu (7/10).

Sebelumnya diberitakan, dalam menghadapi pesta demokrasi di Tangsel, Lurah Saidun diduga melakukan ujaran kebencian terhadap agama yang ditujukan kepada salah satu pasangan calon (Paslon) di Pilkada Tangsel.

Potongan gambar yang tertera dalam aplikasi whatsapp dan sudah tersebar di media sosial, Saidun mengirimkan gambar ke salah satu grup majelis Ta'lim dengan tambahan kalimat kebencian.

"Kata imam besar kita atau Kata Guru ngaji kita, Nasrani adalah Musuh besar kita.. Semua tergantung kita," tulis Saidun di whatsapp grup tersebut.

Bahkan, Saidun kembali menimpalkan salah satu pesan yang masuk di whatsapp grup tersebut yang menyebutkan.

"Karna di Al Quran ga dianjurkan harus memilih putera daerah," ujar alah satu orang yang ada di grup menimpalkan postingan Saidun.

"Barang Siape yang memilih Pemimpin'e Nasrani, maka dia yang memilih tergolong dalam Nasrani.... Takbiiir...," timpal Saidun kembali.

Sementara itu, Camat Pamulang, Mukroni membenarkan jika itu memang Lurah Benda Baru, Pamulang, Saidun dan sudah ditanyakan langsung ke yang bersangkutan.

"Kita tanyakan ke Pak Saidun, ko bisa seperti itu. Menurut versi beliau, itu mah dulu saat pengajian. Bukan saat ini. Jauh sebelum ada pilkada seperti ini," ujar Mukroni saat dikonfirmasi, Rabu (7/10).

Namun, jika melihat pesan Saidun di grup whatsapp tersebut tertanggal pada 6 September. Dimana diketahui, pada 6 Semptember merupakan batas pendaftaran pada bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sementara itu, hingga saat ini Lurah Benda Baru, Saidun ketika dikonfirmasi untuk dimintai keterangan terkait pesan tersebut belum merespon.

Kantor Berita RMOL Banten sudah mencoba menghubungi namun nomor Saidun tidak aktif. [ars]




Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds