DPRD Tangsel: BKPP Jangan Lindungi Pegawai Bermasalah

Kota Tangerang Selatan  JUM'AT, 09 OKTOBER 2020 , 20:01:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

DPRD Tangsel: BKPP Jangan Lindungi Pegawai Bermasalah

Ahmad Syawqi/LAN

RMOLBANTEN Ketua Fraksi Gerindra-PAN DPRD Tangsel, Ahmad Syawqi terkejut apa yang sudah dilakukan oleh Lurah Benda Baru, Saidun mengucap isu Suku Agama Ras dan Antar golongan (SARA) di grup whatsapp pengajian.

Syawqi, menganggap Lurah Saidun akan kapok, setelah kasusnya mengamuk di SMAN 3 Tangsel menyeretnya ke kepolisian.

"Ternyata ada yang lain, harapannya saya pribadi ini menjadi yang terakhir kita mendengar hal seperti ini (isu SARA). Saya tadinya awalnya Komisi II tidak mau bertemu lagi Pak Lurah Saidun pasca sekolah, ternyata maraton, ada ujaran kebencian," terang Syawqi saat dikonfirmasi, Jumat (9/10).

Menurutnya, ia bisa saja menyebutkan satu per satu pasal per pasal dan ayat per ayat yang telah dilanggar oleh Lurah Saidun.

Namun, semuanya diserahkan ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel yang menjadi mitra Komisi I DPRD Tangsel.

"Saya bisa sebutkan pasal per pasal, ayat per ayat yang dilanggar Lurah Saidun, saya hanya pertanyakan bagaimana komitmen BKPP terkait positioning, setelah terjadi ini (isu SARA) apa sikap BKPP. Karena BKPP adalah mitra DPRD Komisi I," ujarnya.

Masih kata Syawqi, BKPP yang mempunyai pengawasan terhadap ASN. Jika tidak memiliki sikap tegas terhadap apa yang telah dilakukan Lurah Saidun, akan menimbulkan pandangan negatif. Serta tidak melindungi pegawai bermasalah.

"Kita enggak mau BKPP dipandang justru pusat kelalaian, kalau ternyata Pak Lurah yang sudah melanggar sekian pasal sekian banyak peraturan, regulasi diterobos, apakah karena Pak Lurah Saidun diprotect (lindungi). Kita enggak mau masyarakat punya penafsiran seperti itu. Kalau tidak ada, besar harapan kami BKPP punya sikap tegas," ungkap Syawqi.

Bahkan, Syawqi menilai Tangsel sebagai kota kecil tetapi mempunyai kepentingan yang besar. Maka dari itu, ia mengingatkan Saidun untuk pandai menjaga diri dan peran BKPP diharapkan bisa tegas atas pelanggaran Saidun.

"Nah ini, pokok utamanya, kita enggak bicara masalah hukum. Tapi saya ingatkan Tangsel yang berkontestasi, ini kota kecil kepentingannya begitu besar, untuk itu pandai menjaga diri. Kita perlu sikap tegas BKPP sebagai contoh. Kalau tidak, mungkin bisa vital, dan mungkin Saidun akan beranggap ini akan dilupakan, saya kira tidak. Ini telah menciderai Bhineka Tunggal Ika di Tangsel," tutupnya. [ars]




Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds