Fahri Hamzah: Sampaikan Ke Presiden, BIN Tidak Diperbolehkan Siarkan Informasi Intelijen Kepada Publik

Politik  SABTU, 10 OKTOBER 2020 , 21:25:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Fahri Hamzah: Sampaikan Ke Presiden, BIN Tidak Diperbolehkan Siarkan Informasi Intelijen Kepada Publik

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah/Net

RMOLBANTEN Badan Intelijen Negara atau BIN diminta tidak menyiarkan informasi Intelijen kepada publik menyusul pernyataan jurubicara BIN Wawan Purwanto yang menyebut BIN telah mengantongi aktor intelektual demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang berakhir ricuh.

Hal itu disampaikan mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah melalui akun Twitternya, Sabtu (10/10).

"BIN tidak dibolehkan menyiarkan informasi intelijen kepada publik. Tugas BIN, hanya memberikan informasi terbatas kepada Presiden sebagai user," tulisnya.

"BIN harus disiplin dengan prinsip kerja intelijen di negara demokrasi. Please!," sambung Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia itu.

Sebelumnya, Jurubicara BIN, Wawan Purwanto menyampaikan terkait aksi-aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang banyak berakhir ricuh diberbagai daerah terutama di Jakarta pada Kamis (8/10), ditengarai ada aktor intelektual alias dalang dibaliknya.

BIN kata Wawan, telah mengantongi siapa aktor dibalik demo rusuh tersebut dan tengah mengumpulkan bukti-bukti sehingga bisa dibawa ke persidangan untuk menjerat dalang kerusuhan.

"Kalau itu sudah (dalang). Hanya sekarang kan persoalannya harus tahu landasan hukumnya. Kalau misalnya dibawa ke persidangan kan itu harus ada suatu korelasi dari bukti-bukti yang ada," kata jurubicara BIN Wawan Purwanto dalam sebuah acara program TV, Sabtu (10/10). [dzk]



Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds