Presidium KAMI Tidak Diizinkan Jenguk Syahganda Cs, Begini Penjelasan Polri

Politik  JUM'AT, 16 OKTOBER 2020 , 01:22:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Presidium KAMI Tidak Diizinkan Jenguk Syahganda Cs, Begini Penjelasan Polri

Presidium KAMI Rochmat Wahab, Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin/Net

RMOLBANTEN Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang terdiri dari Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Din Syamsuddin dan Rochmat Wahab serta beberapa deklator seperti Rocky Gerung dan Ahmad Yani gagal menjenguk pentolan KAMI yang ditahan di Bareskrim Polri.

Tidak hanya itu Presidium KAMI pun tidak diterima Kapolri Jenderal Idham Azis maupun Kabareskrim, Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Mantan Panglima TNI ini menunggu cukup lama di lobby Bareskrim, sampai akhirnya dipersilahkan kembali oleh polisi lantaran tidak bisa menjenguk.

"Kami kan bertamu untuk meminta izin menengok (tersangka petinggi KAMI). Kami menunggu sampai ada jawaban," ujar Presidium KAMI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo di Mabes Polri, Kamis (15/10).

Sementara, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Anton Permana.

Argo menekankan, Gatot juga tak mengetahui jadwal agar bisa menjeguk tersangka atau tahanan.

Namun Argo mekankan, walaupun sesuai jadwal menjenguk apabila peyidik masih melakukan pemeriksaan maka tetap tidak diperbolehkan.

"Namanya orang mau nengok tersangka ada jadwalnya. Apabila ada jadwal kalo lagi pemeriksaan kita tak izinkan. Masing-masing menghargai penyidik masih bekerja," kata Argo kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (15/10).

Sebelumnya, Presidium KAMI Gatot Nurmantyo, Din Syamsuddin dan Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani mendatangi Bareskrim Polri bermaksud untuk menjenguk Syahganda Cs dan melakukan pertemuan dengan Kapolri Jenderal Idham Azis maupun Kabareskerim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Namun, setelah menunggu cukup lama di lobby Bareskrim, Gatot akhirnya dipersilahkan kembali oleh polisi lantaran tidak bisa menjenguk.

"Kita bertamu meminta izin untuk menengok. Kami Presidium, eksekutif dan lain-lain. Kami menunggu sampai ada jawaban, ya terima kasih (karena tak diizinkan) gak ada masalah, ya sudah," kata Gatot di Bareskrim Polri, Kamis (15/10).

Mantan Panglima TNI ini tak membeberkan mengapa dirinya ditolak oleh Bareskrim. "Gak tau, pokoknya gak dapat izin. Ya pulanglah masa mau tidur disini," selorohnya. [dzk]



Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds